Lima SPBU di Palu Buka 24 Jam Demi Kurangi Antrean

Pertamina menambah pasokan tiga kali lipat di salah SPBU.
Image title
8 Oktober 2018, 22:02
Pertamina
Pertamina
ilustrasi SPBU

PT Pertamina (Persero) akhirnya membuka Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) selama 24 jam di Palu, Sulawesi Tengah, tepatnya Jalan Dewi Sartika. SPBU itu buka 24 jam penuh untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan Bahan Bakar Minyak (BBM) setelah gempa yang terjadi 28 September 2018.

Unit Manager Communication & CSR Pertamina Marketing Operation Region VII Roby Hervindo mengatakan, untuk mendukung operasional SPBU Dewi Sartika, telah disiapkan BBM tiga kali lipat dari kebutuhan harian normal. Perinciannya, Pertalite dan Pertalite masing-masing 48.000 liter. “SPBU Dewi Sartika telah kami uji coba buka 24 jam sejak hari Minggu (7/10)," ujar dia berdasarkan keterangan resminya, Senin (8/10).

Adapun, untuk memastikan kelancaran pelayanan dan pasokan BBM, akan dikontrol rutin oleh para Sales Executive yang diterjunkan ke Palu dari beberapa daerah. Demikian juga dengan operator SPBU didatangkan dari beberapa daerah yang ditugaskan secara bergilir.

Pertamina juga menyiagakan infrastruktur tambahan yakni mobil tangki dispenser dan SPBU bergerak. Tujuannya untuk mempercepat pelayanan konsumen.

Advertisement

Berdasarkan pantauan per hari Senin (8/10) kondisi SPBU sudah normal dan tidak ada antrean. Hingga kini ada 15 SPBU yang beroperasi di Palu yakni Martadinata, Jalan Maluku, Jalan Towua, Jalan Diponogoro, Jalan Bayoge, Jalan Imam Bonjol, Jalan Talise (Yos Sudarso), Jalan Pramuka, Jalan Tawaeli, Jalan Kartini, Jalan Tavanjuka, Jalan M. Yamin, Jalan Ki Hajar Dewantara, Jalan Soekarno Hatta, Jalan Dewi Sartika. 

Dari jumlah tersebut ada lima SPBU yang beroperasi 24 jam. Di antaranya, SPBU Jalan Maluku, SPBU Jalan Kartini,         SPBU Jalan Ki Hajar Dewantara, SPBU Jalan Dewi Sartika, dan SPBU Jalan Diponegoro.

Sebelumnya, dari total 55 SPBU yang terdapat di Donggala dan Palu, hanya lima yang dapat beroperasi. Sehingga masyarakat harus mengantri untuk membeli BBM di SPBU. 

Hal ini bertujuan agar tidak terjadi antrian dan tidak menimbulkan kekhawatiran kehabisan BBM. "Sekarang sudah tenang, pom bensin dibuka 24 jam, jadi untuk membelinya pun kita sekarang sudah tidak perlu antre panjang lagi, dan sangat membantu,” kata salah seorang warga Palu, Kiki, berdasarkan siaran pers, Senin (8/10). 

(Baca: Mulai Hari Ini, Masyarakat Palu Dilarang Beli BBM Pakai Jeriken)

Warga Palu pun menyambut gembira langkah tersebut. Salah satunya Kiki (25 tahun), warga jalan Dewi Sartika. Dia berharap pasokan BBM akan terus lancar, sehingga membantu aktivitas warga."Sekarang sudah tenang, pom bensin dibuka 24 jam, jadi untuk membelinya pun kami sekarang sudah tidak perlu antre panjang lagi, dan sangat membantu,” kata Kiki.

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait