Prakualifikasi Lelang Wilayah Jaringan Distribusi Gas Dibuka November

Sudah ada 12 badan usaha yang mengikuti prakualifikasi lelang.
Anggita Rezki Amelia
27 September 2018, 18:51
Pipa gas
Arief Kamaludin|KATADATA

Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) akan membuka prakualifikasi lelang Wilayah Jaringan Distribusi (WJD) gas pipa. Lelang ini menindaklanjuti Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 4 tahun 2018 tentang pengusahaan gas bumi pada kegiatan hilir minyak dan gas bumi (migas).

Dalam aturan tersebut WJD adalah wilayah tertentu dari jaringan distribusi gas bumi yang merupakan bagian dari Rencana Induk Jaringan Transmisi dan Distribusi Gas Bumi Nasional untuk melaksanakan kegiatan usaha pengangkutan gas bumi melalui pipa distribusi. Penentuan WJD dilakukan berdasarkan wilayah administrasi Kabupaten/Kota.

Anggota Komite BPH Migas Jugi Prajogio mengatakan daerah yang akan dilelang menjadi WJD adalah Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Sumatera Utara. Keempat daerah ini dinilai siap untuk dilelang menjadi WJD karena sudah tersedianya infrastruktur pipa, alokasi gas, dan juga konsumen.

Di Sumatera Utara sudah ada pipa Arun-Belawan. Sedangkan, di daerah Jawa Tengah sudah ada pipa Gresik-Semarang.

Advertisement

Lelang WJD ini penting agar badan usaha yang berniaga gas memiliki dasar hukum. Apalagi, selama ini proses niaga gas sering kali bermodal kertas. Artinya ada badan usaha yang menjual gas tanpa punya infrastruktur hingga alokasi.

Keberadaan WJD ini juga akan menghilangkan praktik monopoli. Sebagai contoh, PGN yang memiliki infrastruktur gas lebih banyak dari pada badan usaha swasta. Meski begitu, PGN tidak bisa monopoli, karena setiap alokasi gas untuk konsumennya ditetapkan Kementerian ESDM. Siapapun badan usaha yang memenuhi persyaratan WJD bisa mendapatkan alokasi gas dari pemerintah.

Badan usaha yang memenangkan lelang WJD berhak atas Wilayah Niaga Tertentu (WNT) yang wilayahnya sama dengan WJD. WNT tersebut diberikan secara eksklusif oleh pemerintah kepada badan usaha untuk jangka waktu 15 tahun.

Hingga kini, ada 12 perusahaan yang berminat untuk mengikuti prakualifikasi tersebut. Menurut Jugi, 12 perusahaan itu kebanyakan adalah perusahaan eksisting. Lelang prakualifikasi lelang akan dibuka awal November mendatang.

Jugi menjelaskan pada proses prakualifikasi tersebut, badan usaha akan memasukan studi kelayakan (Feasibility Study/FS) dan desain awal (Front End Engineering Design/FEED) terkait daerah yang mau dijadikan WJD. BPH Migas lalu mengevaluasi hasil FS dan FEED masing-masing perusahaan.

(Baca: Aturan Baru, Investor Dapat Hak Eksklusif di Wilayah Niaga Gas)

Setelah itu, badan usaha yang memenuhi kualifikasi berhak mengikuti lelang."Nanti siapa pemenang ditunjuk, setelah itu baru impelementasi," ujar Jugi di Jakarta, Selasa (27/9).

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait