Pengeboran Sumur Eksplorasi di Wokam II Menunggu Giliran Rig

Penundaan pengeboran itu karena masih menunggu jadwal rig.
Anggita Rezki Amelia
24 September 2018, 19:20
Rig
Katadata

Pengeboran sumur eksplorasi minyak dan gas bumi (migas) di Blok Wokam II mundur dari target awal. PT Saka Energi Indonesia mulai mengebor sumur di lepas pantai Papua itu pada tahun depan. Sebelumnya, direncanakan kuartal III atau IV tahun ini.

Vice President Exploration PT Saka Energi Indonesia Rovicky Putrohari mengatakan mundurnya jadwal pengeboran karena mempertimbangkan rig yang digunakan. Jadi, Saka menggunakan rig secara bergantian untuk mengebor sumur demi efisiensi biaya.

Alhasil, pengeboran sumur di Wokam II masuk dalam program kerja dan anggaran (WP&B) Saka di tahun depan. "Masih menunggu rig yang saat ini dioperasikan Saka," kata dia kepada Katadata.co.id, Senin (24/9).

Saat ini Saka masih melakukan pengeboran di beberapa blok migasnya, salah satunya pengeboran sumur eksplorasi bernama West SIS-A#1 di Blok South Sesulu, di Selat Makassar Kalimantan Timur.  Sumur tersebut mulai dibor Agustus lalu dan ditergetkan rampung pada November mendatang.

Advertisement

 Pengeboran sumur di Blok Wokam II itu bertujuan membuktikan cadangan minyak dan gas bumi (migas) yang ada di blok tersebut. Apalagi di blok tersebut, bertindak sebagai operator dan memilki hak kelola 100% melalui anak usahanya yakni PT Saka Energi Wokam.

Kontrak Blok ini memakai skema kontrak bagi hasil yang menggunakan pengembalian biaya operasional (cost recovery). Kontrak berlaku hingga Desember 2040.

Blok ini sudah mendapatkan perpanjangan masa eksplorasi selama empat tahun dari SKK Migas. Jadi masa eksplorasi blok ini akan berakhir tahun 2020.

Saka mengakuisisi Blok Wokam II dari perusahaan asal Amerika Serikat, Murphy Oil tahun 2015 lalu. Nilainya US$ 250 ribu. Luas area Blok Wokam II mencapai  3.714 kilometer persegi (km2).

(Baca: Genjot Produksi, Saka Mengebor Sumur di Blok Pangkah dan South Sesulu)

Di blok tersebut, Saka mendapatkan jatah minyak sebesar 66,7% dan sisanya pemerintah. Untuk porsi gas, Saka mendapatkan persentase bagi hasil yang sama dengan minyak bumi.

-
Catatan: Artikel ini sudah mengalami perubahan judul dari awalnya "Saka Tunda Pengeboran Sumur di Blok Wokam II ke Tahun Depan". Namun, perubahan judul itu bukan karena ada kesalahan dari redaksi. 

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait