BP dan ENI Ikut Akses Dokumen Lelang Blok Makassar Strait

BP tidak membantah ikut mengakses dokumen. Namun, menilai terlalu dini untuk memutuskan lanjut tidaknya proses lelang.
Anggita Rezki Amelia
20 September 2018, 18:02
Rig
Katadata

Beberapa perusahaan telah mengakses atau membeli dokumen lelang untuk Blok Makassar Strait, Kalimantan Timur. Salah satunya adalah perusahaan energi asal Inggris, BP.

“Kami dapat mengkonfirmasi telah melakukan pengambilan dokumentasi lelang Makassar Strait. Namun, saat ini masih terlalu dini untuk memutuskan apakah kami akan melanjutkan proses lelang tersebut,” kata Head of Country BP Indonesia Moektianto Soeryowibowo kepada Katadata.co.id, Kamis (20/9).

BP ikut mengakses dokumen tersebut karena pertama kali pemerintah Indonesia menawarkan blok yang sudah berakhir masa berlakunya. Selain itu, Kalimantan Timur juga merupakan salah satu basin produksi terbesar di Indonesia.

Menurut Moektianto, BP berkomitmen untuk melakukan eksplorasi di Indonesia dan terus mencari kesempatan-kesempatan yang tepat. “Dengan tetap melanjutkan proyek pengembangan Tangguh yang bernilai miliaran dolar,” kata dia.

Advertisement

Selain BP, informasi yang diperoleh, ada perusahaan lain yang mengambil dokumen Makassar Strait. Kontraktor itu adalah Eni yang merupakan perusahaan asal Italia.

Blok Makassar Strait merupakan bagian dari tujuh blok migas yang dilelang Kementerian ESDM tahun ini. Lelang tersebut terbagi dua yakni blok migas eksplorasi dan yang sudah berproduksi.

Untuk lelang blok migas eksplorasi terdiri dari Blok Banyumas, Andika Bumi Kita, dan Southeast Mahakam. Akses dokumen lelang tiga blok tersebut berlangsung mulai 14 Agustus 2018 sampai 11 Oktober 2018. Setelah itu, forum klarifikasi 16 Agustus 2018 sampai 11 Oktober 2018. Penyerahan dokumen lelang paling lambat 12 Oktober 2018 pukul 14.30 WIB.

Sementara lelang blok produksi terdiri dari blok Selat Panjang, Makassar Strait dan South Jambi B. Akses dokumen lelang blok produksi dibuka 14 Agustus sampai 20 September 2018. Masa pengajuan dokumen kualifikasi mulai 21 September dan berakhir 28 September 2018. Batas akhir pemasukan dokumen lelangnya 12 Oktober 2018.

Direktur Jenderal Migas Kementerian ESDM Djoko Siswanto mengatakan ada tiga perusahaan yang mengakses dokumen Blok Makassar Strait. Empat perusahaan mengakses dokumen South Jambi B. Tiga perusahaan mengakses dokumen Selat Panjang.

Sementara lelang blok eksplorasi, Djoko mengaku sudah ada dua perusahaan mengakses Banyumas dan satu perusahaan mengakses Andika Bumi Kita. Namun untuk Blok Southeast Mahakam belum ada yang mengakses.

(Baca: Kementerian ESDM Percepat Jadwal Lelang Blok Eksplorasi 2018)

Adapun kemarin, kemarin (19/9) Kementerian ESDM kembali membuka lelang satu blok migas produksi, yakni Blok West Kampar. Blok ini dilelang karena operator lama yakni PT Sumatera Persada Energi (SPE) dinyatakan pailit.

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait