Kontrak Tiga Blok Migas Hasil Lelang Penawaran Langsung Diteken Besok

Ketiga blok itu yakni East Seram, East Ganal, dan Southeast Jambi.
Anggita Rezki Amelia
16 Juli 2018, 19:55
Migas
Dok. Chevron

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menargetkan penandatanganan Blok East Seram, East Ganal, dan Southeast Jambi bisa terlaksana Selasa (17/7).  Tiga blok minyak dan gas bumi (migas) itu adalah bagian dari empat blok hasil lelang dengan skema penawaran langsung tahun 2018.

Direktur Pembinaan Usaha Hulu Migas Kementerian ESDM Ediar Usman mengatakan Blok East Seram akan diteken kontraktor Balam Energy Pte. Ltd. Sebelumnya blok ini diberikan kepada Lion Energy Limited. Blok East Ganal diteken Eni East Ganal Limited.

Kemudian Blok South East Jambi akan diteken oleh Repsol Exploration South East Jambi B.V dan Moeco Southeast Jambi B.V. Sebelumnya pemenang blok ini diberikan kepada Konsorsium Talisman West Bengara B.V - MOECO South Sumatra Co., Ltd.

Menurut Ediar, sebenarnya tidak ada perbedaan entitas perusahaan antara pemenang yang diumumkan sebelumnya dengan yang akan meneken kontrak besok. Sebab perusahaan tersebut masih dalam satu entitas perusahaan (satu induk) yang sama alias terafiliasi.

Advertisement

"Memang bisa saja berubah, tergantung dari induk perusahaannya. Namun, tetap sama perusahaannya," kata Ediar kepada Katadata.co.id, Senin (16/7).

Ketiga operator itu sudah melunasi pembayaran bonus tanda tangan dan jaminan pelaksanaan. Sayang Ediar belum mau merinci nilainya. 

Sebenarnya penandatanganan tiga blok itu ditargetkan bisa diteken sebelum lebaran lalu, atau pada Kamis (7/6) bersamaan dengan penandatanganan Blok Citarum. Namun hal itu tertunda lantaran kontraktor di tiga blok itu masih membutuhkan waktu menyelesaikan persyaratan kontrak.

(Baca: Lelang Blok Migas Tahun 2018 Skema Reguler Tak Laku)

Ediar menjelaskan umumnya ada beberapa penyebab ketiga kontraktor itu belum bisa meneken kontraknya pada bulan lalu. Ini karena ada masalah internal. Selain itu butuh waktu  untuk mengurus jaminan kepastian dengan pihak bank. "Kadang-kadang perlu waktu untuk mengkomukasikan dgn perusahaan induk dan pembentukan entitasnya," kata dia.

Reporter: Anggita Rezki Amelia
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait