Harga Saham Freeport McMoran Turun Usai Teken Kesepakatan Divestasi

Harga saham Freeport McMoran di Bursa Efek New York, per Kamis (12/7) turun sebesar 0,4% dari pembukaan menjadi US$ 17,29 per saham.
Anggita Rezki Amelia
13 Juli 2018, 14:56
Freeport
ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja
Sejumlah Haul Truck dioperasikan di area tambang terbuka PT Freeport Indonesia di Timika, Papua.

Harga saham Freeport McMoran di Bursa Efek New York, per Kamis (12/7) turun sebesar 0,4% dari pembukaan menjadi US$ 17,29 per saham. Ini seiring dengan penandantanganan pokok-pokok perjanjian (Head of Agreement/HoA) antara PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum), Freeport McMoran Inc dan Rio Tinto yang berlangsung hari itu juga.

Harga saham Freeport McMoran pada Kamis (12/7), dibuka US$ 17,67. Kemudian sempat menyentuh level tertingginya yakni US$ 17,8 per saham. Namun, jelang penandatanganan HoA, saham itu turun US$ 17,40.

Setelah penandatanganan, harga sempat naik ke level US$ 17,44 per saham. Walakin, perdagangan saham itu ditutup pada level US$ 17,29 per saham.

Pengacara sektor pertambangan Christian Teo & Partners Bill Sullivan menduga kesepakatan itu tidak lepas dari tahun politik."Kesepakatan itu mungkin strategi menyelamatkan muka untuk Pemerintah," kata dia dikutip dari Bloomberg, Jumat (13/7).

Advertisement

PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) (Persero), Freeport McMoran Inc, Rio Tinto akhirnya menyepakati nilai divestasi saham PT Freeport Indonesia. Kesepakatan ini dituangkan dalam perjanjian (Head of Agreement/HoA) yang ditandatangani, Kamis (12/7).

Dalam perjanjian tersebut, Inalum akan mengeluarkan dana sebesar US$3,85 miliar untuk membeli hak partisipasi Rio Tinto di PTFI dan 100% saham FCX di PT Indocopper lnvestama, yang memiliki 9,36% saham di PTFI. Penyelesaian jual beli tersebut ditargetkan selesai paling cepat 30 hari atau maksimal 60 hari ke depan.

(Baca: Bos Freeport: Lebih dari 70% Keuntungan Freeport Buat Indonesia)

Nilai US$3,85 miliar dibagi untuk membeli hak kelola Rio Tinto dan saham Indocopper. Perinciannya sebanyak US$ 3,5 miliar dialokasikan untuk pembayaran hak partisipasi Rio Tinto dan US$ 350 juta untuk Indocopper.

Reporter: Anggita Rezki Amelia
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait