Pertamina Tambah Fasilitas Penjualan BBM NonSPBU di Jalur Mudik

Pertamina menambah KiosK Pertamax menjadi 71 unit dari awalnya hanya 63 unit.
Arnold Sirait
12 Juni 2018, 19:13
Motoris Satgas BBM Pertamina
Arief Kamaludin | Katadata
Seorang Motoris BBM Pertamina melakukan uji kendaraan bermuatan Pertamax dan Pertamina Dex, berkapastas 50 liter di Rest Area Tol Cipali, KM 102, Rabu (6/6).

PT Pertamina (Persero) menambah sarana dan fasilitas penjualan Bahan Bakar Minyak (BBM) non-Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di jalur mudik. Pertimbangannya adalah meningkatnya permintaan BBM selama arus mudik.

Berdasarkan data Satuan Tugas Ramadan dan Idul Fitri 2018, hingga Senin (11/6), 90% BBM atau 340 ribu liter BBM kemasan terserap di wilayah Jawa Tengah. Jumlah tersebut diperkirakan terus bertambah karena arus pemudik masih terjadi.

Alhasil, Pertamina menambah KiosK Pertamax menjadi 71 unit dari awalnya hanya 63 unit. Kemudian menambah motor pembawa BBM kemasan menjadi 283 unit dari sebelumnya 200 motor. Ada juga penambahan dispenser bergerak (mobile dispenser) menjadi 32 unit dari 19 unit.

Vice President Corporate Communication Pertamina (Persero) Adiatma Sardjito menyatakan penambaha itu merupakan upaya perusahaan menyediakan kebutuhan BBM bagi pemudik. “Selama Satgas mudik dari tanggal 8 hingga 11 Juni, penjualan layanan BBM baik di KiosK Pertamax, Motor Kemasan dan Mobile Dispenser di Sumatera dan Jawa lebih dari 380 ribu liter,” kata dia berdasarkan keterangan resminya, Selasa (12/6).

Advertisement

Adiatma menambahkan harga BBM di KiosK Pertamax, Motor Kemasan dan Mobile Dispenser sama dengan harga BBM di SPBU. Untuk Pertamax di wilayah Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur Harga Pertamax Rp 8900 per liter, Pertamina Dex di Jawa Barat Rp 10.100 per liter, sedangkan di Jawa Tengah dan Jawa Timur Rp 10.150 per liter.

ADapun, penjualan BBM di KiosK Pertamax sifatnya sebagai pengisian sementara dan darurat untuk melanjutkan perjalanan selanjutnya ke SPBU. “Karena itu pembeliannya diatur antara 10 – 20 liter per kendaraan, untuk meminimalisir antrian,” ujar Adiatma.

(Baca: Pertamina Nilai Upaya Subsidi Pertamax Salah Sasaran)

Pertamina juga mengimbau kepada seluruh pemudik untuk mengisi BBM secara penuh (full tank) di SPBU wilayah keberangkatan. Kemudian segera mengisi jika kondisi tangki sudah terpakai setengah.

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait