Tahap I, Masih Ada 73 SPBU yang Tak Jual Premium

Jika dirinci, 73 SPBU itu terletak di Jawa Barat sebanyak 51, Jawa Timur 15 dan Banten ada 7 SPBU.
Anggita Rezki Amelia
12 Juni 2018, 10:35
Premium pertamina
Arief Kamaludin|KATADATA
Petugas SPBU mengisikan bahan bakar jenis premium kepada kendaraan pelanggan di Jakarta.

Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) terus mempercepat ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) Premium di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) wilayah Jawa, Madura dan Bali (Jamali). Sebagai tahap awal, masih ada 73 SPBU yang belum menjual Premium.

Sebenarnya ada 2.090 SPBU di Jamali yang harus menyediakan kembali Premium. Namun, pasokan itu dilakukan bertahap. Tahap awal, PT Pertamina (Persero) akan memasok kembali Premium di 571 SPBU.

Namun, menurut Kepala BPH Migas Fanshurullah Asa hingga 10 Juni 2018, dari 571 baru 498 SPBU yang sudah mensuplai kembali Premium. “BPH Migas minta Pertamina percepatan untuk menyalurkan Premium di 73 SPBU tersebut,” kata dia kepada Katadata.co.id, Senin (11/6).

Jika dirinci, dari 73 SPBU itu mayoritas berada di Jawa Barat. Di sana, ada 51 SPBU yang belum menjual Premium. Kemudian, Jawa Timur ada 15 SPBU dan 7 SPBU di wilayah Banten.

Advertisement

Pemenuhan Premium di SPBU wilayah Jamali itu merupakan amanat dari revisi Peraturan Presiden Nomor 191 tahun 2014. Dalam aturan lama sebenarnya, Pertamina ditugaskan memasok Premium hanya di luar Jawa, Madura dan Bali.

Untuk memenuhi kewajiban itu, Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) menetapkan kuota bahan bakar minyak (BBM) jenis Premium di Jawa, Madura, dan Bali (Jamali) sebanyak 4,3 juta kilo liter (kl). Adapun sejak Januari hingga Mei, realisasi penjualan Premium di Jamali mencapai 1,2 juta kilo liter.

(Baca: BPH Migas Wajibkan Pertamina Sediakan 4,3 Juta Kl Premium di Jawa)

Fanshurullah pernah mengatakan Pertamina bisa menyediakan Premium sebelum H-7 Lebaran Idul Fitri ini. Dengan demikian, para pemudik bisa mengakses BBM tersebut di jalan tol maupun di jalur-jalur lainnya. “Yang jelas Pertamina mesti ada Premium di tol, di jalan jalan utama Pantura, sebelum Lebaran,” ujarnya

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait