Tahun Ini, Pertamina Akan Kucurkan Rp 7 T untuk Kilang Balikpapan

Ketika beroperasi, kilang ini akan memproduksi BBM kualitas Euro 5.
Anggita Rezki Amelia
20 Maret 2018, 12:38
Kilang Balikpapan
Katadata

PT Pertamina (Persero) tengah menyiapkan dana triliunan rupiah untuk pengerjaan proyek modifikasi kilang (Refinery Development Master Plan/RDMP) di Balikpapan. Dana itu untuk kebutuhan pekerjaan awal proyek yang akan dilakukan tahun ini.

Direktur Utama Pertamina Elia Massa Manik mengatakan tahun ini, dana yang dibutuhkan mencapai Rp 7 triliun. “Di Balikpapan mungkin akhir tahun kita keluar Rp 7 triliun,” kata dia di Jakarta, Senin (19/3).

Direktur Megaproyek Pengolahan dan Petrokimia Pertamina Ardhy N. Mokobombang mengatakan dana Rp 7 triliun itu untuk pekerjaan awal. Itu merupakan pekerjaan awal yang dilakukan Pertamina sambil menunggu kontraktor EPC. “Seperti pematangan lahan, demolish infrastruktur eksisting yang tidak akan dipakai lagi dan tempatnya mau dipakai proyek, dan lainnya,” ujar dia kepada Katadata, Selasa (20/3).

Menurut Elia, Tender perekayasaan, pengadaan dan konstruksi (Engineering, Procurement, and Construction/EPC) ini akan dilakukan bertahap. Namun, ada juga pekerjaan yang sudah diselesaikan Pertamina seperti pembangunan jetty (dermaga), pemindahan alat bakar (flare).

Advertisement

Elia mengatakan ketika selesai, Kilang Balikpapan tidak akan memproduksi Premium lagi, melainkan BBM standar Euro 5. Ini sesuai dengan Peraturan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mengenai penggunaan produk BBM berstandar Euro 4 secara bertahap hingga 2021."Kilang Balikpapan ini 2021 tidak ada Premium. Kami bisa jual produk kualitas Euro 5,"kata dia.

Kilang ini dikerjakan dalam dua tahap, tahap pertama ditargetkan selesai tahun 2020 dan tahap kedua pada 2021. Setelah modifikasi, produksi minyak dari Kilang Balikpapan nantinya bisa meningkat menjadi 360 ribu barel per hari (bph). Saat ini kapasitas produksi kilang tersebut hanya 260 ribu bph. Pertamina menaksir investasi untuk proyek Kilang Balikpapan bisa mencapai US$ 5,3 miliar. 

(Baca: Awal 2018, Pertamina Buka Tender Konstruksi Kilang Balikpapan)

Direktur Pemasaran Korporat Pertamina Muchamad Iskandar mengatakan Kilang Balikpapan mampu memenuhi kebutuhan BBM di Pulau Jawa. Selain Kilang Balikpapan, BBM berkualitas Euro 4 juga akan hadir lebih dulu dari modifikasi Kilang Cilacap, di Jawa Tengah.

Reporter: Anggita Rezki Amelia
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait