Vivo Bersiap Naikkan Harga BBM Beroktan 89

Vivo berencana membangun enam SPBU baru.
Arnold Sirait
28 Februari 2018, 10:29
SPBU Vivo
Anggita Amalia|Katadata

PT Vivo Energy Indonesia bersiap menaikkan harga Revvo 89. Bahan Bakar Minyak (BBM) beroktan 89 ini naik karena ada perubahan atas harga minyak dunia.

Corporate Communication PT Vivo Energy Indonesia Maldi Al-Jufrie mengatakan kenaikan harga Revvo 89 kemungkinan berlaku bulan depan. “Kami pasti akan mengkoreksi harga 89 di bulan Maret. Kenaikannya berapa? Itu yang sedang kami evaluasi,” kata dia kepada Katadata.co.id, Rabu (28/2).

Saat ini, Vivo menjual Revvo 89 dengan harga Rp 6.300 per liter. Harga tersebut sudah naik Rp 200 per liter dari harga awal pembukaan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang diresmikan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan.

Sementara itu, Maldi tidak membantah jika harga Revvo 89 tidak tertera di papan harga SPBU-biasa disebut totem- terutama yang terletak di kawasan Cilangkap, Jakarta Timur. Namun kebijakan itu dilakukan bukan tanpa alasan.

Advertisement

Menurut Maldi, Vivo terpaksa mencabut harga Revvo 89 dari papan harga di SPBU untuk mencegah penimbunan produk Revvo 89 karena akan ada kenaikan harga. “Sekarang kan hampir semua harga produk di seluruh pemain hilir, termasuk kami, naik,” ujar dia.

Sementara itu, untuk harga Revvo 90 yang juga dijual di SPBU Vivo sudah naik awal tahun ini menjadi Rp 8.500 per liter dari sebelumnya Rp 7.500 per liter. Harga Revvo 92 juga naik Rp 1.000 per liter menjadi Rp 9.250 per liter.

Selain di Cilangkap, Vivo juga memiliki SPBU di tiga lokasi lainnya. Ketiga lokasi tersebut adalah Piru, Kabupaten Seram bagian barat, Provinsi Maluku. Kemudian, Kangean, Kabupaten Sumenep (Madura), Provinsi Jawa Timur. Terakhir berada di Gowa, Kabupaten Gowa, Provinsi Sulawesi Selatan.

(Baca: Surati Jonan, Vivo Akan Operasikan SPBU Baru di 3 Titik Akhir 2017)

Ke depan, Vivo terus berekspansi membangun SPBU. Rencananya April 2018 akan ada enam SPBU baru. “Ada di Depok, Bekasi, Bintaro dan Jakarta sekitarnya,” ujar Maldy.

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait