Tiga Perusahaan Manfaatkan Potensi Gas Suar

Ketiga perusahaan tersebut yakni PT Gasuma Federal Indonesia di lapangan Ogan, PT Elnusa Petrofin di North Kutai Lama dan PT Catur Elang Perkasa di Senoro.
Anggita Rezki Amelia
17 Januari 2018, 16:36
Pipa gas
Arief Kamaludin|KATADATA

Pusat Penelitian dan Pengembangan Teknologi Minyak dan Gas Bumi (Lemigas) menggandeng tiga perusahaan yang bergerak di sektor energi untuk memanfaatkan potensi gas suar (flare gas). Potensi gas itu tersebar di tiga lapangan.

Kepala Lemigas Patuan Alfon Simanjuntak mengatakan ada beberapa alasan yang membuat pihaknya memilih tiga perusahaan tersebut untuk bisa memanfaatkan potensi gas suar di tiga lapangan migas itu. Di antaranya karena perusahaan tersebut sudah berpengalaman untuk memanfaatkan gas suar.

Pemanfaatan gas  suar tersebut sesuai dengan Peraturan Menteri ESDM Nomor 32 Tahun 2017 tentang pemanfaatan dan harga jual gas suar pada kegiatan usaha hulu minyak dan gas bumi. "Kira-kira itu sudah cukup optimum untuk dimonetisasi, ada tiga perusahaan," kata dia di Jakarta, Rabu (17/1).

Ketiga perusahaan tersebut adalah PT Gasuma Federal Indonesia di lapangan Ogan. Kemudian, PT Elnusa Petrofin di lapangan North Kutai Lama dan PT Catur Elang Perkasa di lapangan Senoro.

Advertisement

Menurut Alfon, tiga lapangan itu merupakan hasil kajian yang sudah dilakukan Lemigas selama ini.  Namun sayang Patuan belum bisa merinci volume gas suar yang akan diserap tiga perusahaan itu. "Tiga lapangan itu adalah potensi awal yang sudah dilakukan semacam due deligence," kata dia.

Tiga perusahaan tersebut akan memanfaatkan gas suar untuk berbagai kebutuhan, seperti kelistrikan dan industri.  Dengan begitu, gas itu bisa bermanfaat. Ke depannya, Alfon berharap semakin banyak perusahaan yang memanfaatkan gas suar.

Sebelumnya  SKK Migas juga sudah menemukan beberapa titik potensi gas suar di sejumlah wilayah kerja migas. Perkiraan volume potensi gas suar mencapai 19,369 juta standar kaki kubik per hari (mmscfd).

(Baca: SKK Migas Siap Lelang Gas Suar di 10 Lapangan)

Potensi ini terletak di 10 lapangan yang dikelola oleh beberapa kontraktor seperti CNOOC, ConocoPhilips, Chevron Pacific Indonesia, Medco E&P Indonesia, dan Pertamina EP. Gas suar di masing-masing lapangan  tersebut mengandung tiga komposisi rantai gas berupa metana (C1), Hidrogen sulfida (H2S), dan karbon dioksida (Co2) yang memiliki kadar beragam. 

 

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait