Pertamina Lakukan Pengapalan Perdana Minyak Mentah Blok Mahakam

Menurut John Anis, pengapalan minyak mentah ke kilang Balikpapan ini wujud dukungan terhadap pemenuhan kebutuhan energi dalam negeri.
Arnold Sirait
12 Januari 2018, 15:52
Kapal Pengangkut Minyak Mahakam
Pertamina

PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) berhasil melakukan pengapalan perdana minyak mentah dari blok Mahakam. Minyak dari terminal Senipah yang menjadi bagian lapangan Senipah Peciko South Mahakam (SPS) ini nantinya akan dikirimkan ke kilang Balikpapan.

Pejabat sementara (Pjs) General Manager PHM John Anis mengatakan pengapalan minyak ke kilang Balikpapan ini melalui Integrated Supply Chain (ISC) Pertamina. “Pengapalan perdana minyak mentah kepada pembeli domestik PT Pertamina (Persero) ISC ini menunjukkan bahwa alih kelola Wilayah Kerja Mahakam dari Total E&P Indonesie ke PHM berjalan dengan lancar,” kata dia berdasarkan keterangan resminya, Jumat (12/1).

Jenis minyak yang dikapalkan adalah Handil Mix Crude. Volumenya mencapai 150.000 barrel. Handil Mix Crude (dari Lapangan Handil) adalah salah satu dari dua jenis minyak mentah yang diproduksi langsung oleh PHM, lainnya adalah Bekapai Crude Oil  yang diproduksi dari Lapangan Bekapai.

Pengiriman ini menggunakan kapal tanker  milik PT Pertamina (Persero) MT Gede. Selain itu, menggunakan fasilitas Single Buoy Mooring yang berada sekitar 11 kilo meter (km) dari pantai yang dioperasikan PT PHM.

Advertisement

Menurut John, pengapalan ini wujud dukungan terhadap pemenuhan kebutuhan energi dalam negeri. “PHM akan mengirimkan seluruh produksi minyak mentah dan kondensat kepada pembeli domestik, PT Pertamina ISC,” ujar dia.

Selain jenis Handil, PHM secara tidak langsung juga memproduksi Badak Crude Oil yang merupakan produk unitisasi dari lapangan Badak yang dioperasikan oleh Vico Indonesia. Ada juga produksi kondensat jenis Senipah Condensate dan Bontang Return Condensate. Khusus untuk  Bontang Return Condensate dan Badak Crude Oil pengapalannya dilaksanakan dari Terminal Santan yang dioperasikan oleh Chevron Indonesia.

Sesuai dengan Program Kerja dan Anggaran (WP&B) 2018 untuk Wilayah Kerja Mahakam ditargetkan akan diproduksi 42.000 barel minyak mentah dan kondensat per hari. Produksi itu akan di-lifting melalui 68 kali pengapalan dari Terminal Senipah, serta sembilan kali pengapalan dari Terminal Santan. 

(Baca: Pertamina Kirim Kargo LNG Perdana dari Blok Mahakam ke Nusantara Regas)

Seluruh produksi minyak mentah dan kondensat dari WK Mahakam akan dialokasikan ke kilang – kilang minyak dalam negeri milik PT Pertamina (Persero) yakni Refinery Unit (RU) V Balikpapan, RU IV Cilacap. Sementara untuk Bontang Return Condensate dikapalkan ke kilang TPPI Tuban.

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait