Proyek Petapahan di Blok Rokan Beroperasi Sesuai Target

"Target onstream sudah terpenuhi dengan adanya first injection akhir bulan September," kata Wisnu.
Anggita Rezki Amelia
2 Oktober 2017, 19:40
Ladang Minyak
Chevron

Proyek pembaruan Petapahan di Blok Rokan telah berhasil beroperasi pada bulan lalu. Proyek ini beroperasi sesuai dengan target yang telah ditentukan antara kontraktor dan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas)

Kepala Divisi Program dan Komunikasi SKK Migas Wisnu Prabawa Taher mengatakan uji coba injeksi air pada proyek tersebut telah dilakukan pada 28 September lalu. Uji coba ini dilakukan pada satu sumur dan berhasil.

Dengan demikian injeksi akan dilakukan  bertahap ke 11 sumur lainnya di Blok Rokan yang masuk dalam proyek pembaruan Petapahan. "Target onstream sudah terpenuhi dengan adanya first injection akhir bulan September," kata dia kepada Katadata, Senin (2/10).

Wisnu berharap produksi dari proyek fasilitas ini bisa mencapai 8.185 barel per hari (bph) minyak. Adapun kapasitas maksimal dari fasilitas itu adalah 9.000 bph.

Proyek pembaruan Petapahan merupakan salah satu dari 14 daftar proyek migas yang ditargetkan SKK Migas bisa beroperasi tahun ini. Dengan beroperasinya proyek tersebut, maka 14 proyek migas yang ditargetkan SKK migas seluruhnya telah beroperasi. 

Adapun proyek migas yang telah beroperasi tersebut diantaranya proyek PHE 24 yang berada di Blok West Madura Offshore (WMO) telah beroperasi. Proyek ini beroperasi pada 26 Juli lalu dan bisa memproduksi 100 bph dan 10 juta kaki kubik gas per hari (mmscfd).

Proyek lainnya adalah Proyek Jangkrik pada Mei lalu. Saat ini produksinya sudah mencapai puncak yakni 450 mmscfd.

Selain itu ada fasilitas produksi gas Husky di Selat Madura. Proyek yang digarap oleh Husky-CNOOC Madura Ltd ini memiliki kapasitas produksi 6.600 bph minyak, dan 110 mmscfd gas.

Video Pilihan

Artikel Terkait