BPH: Rekind Usul Gas Jangkrik Bisa Pasok Proyek Pipa Cirebon-Semarang

Rekind mengajukan alokasi gas dari Eni Jangkrik di atas 200 juta kaki kubik per hari (mmscfd).
Anggita Rezki Amelia
Oleh Anggita Rezki Amelia
19 September 2017, 19:32
Pipa Gas
Arief Kamaludin|KATADATA
Pekerjaan pipanisasi gas milik Pertamina Gas di Kawasan Marunda, Jakarta Utara.

PT Rekayasa Industri (Rekind) mengusulkan agar gas dari Lapangan Jangkrik bisa memasok proyek pipa transmisi Cirebon-Semarang. Dengan begitu, maka pembangunan proyek pipa yang sudah mangkrak kurang lebih 11 tahun ini bisa kembali berjalan.

Menurut Anggota Komite Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) Jugi Prajogo, usulan tersebut sudah disampaikan Rekind. Rekind mengajukan alokasi gas dari Lapangan Jangkrik di atas 200 juta kaki kubik per hari (mmscfd), sesuai dengan potensi pasar yang sudah identifikasi.

Namun, keputusan itu merupakan kewenangan dari Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).  "Rekind yang usul dapat pasokan dari Eni Jangkrik, tapi saya minta klarifikasi langsung ke Kementerian ESDM," kata dia kepada Katadata, Selasa (19/9).

(Baca: Mangkrak 11 Tahun, Rekind Tetap Lanjutkan Proyek Pipa Cirebon-Semarang)

Di sisi lain, Rekind juga sudah memaparkan rencana kerja pembangunan proyek Cirebon Semarang. Untuk menggarap proyek ini, perusahaan itu akan menggandeng beberpa pihak. Adapun calon pembeli gas dari proyek tersebut diantaranya BUMD Jawa Barat, Jawa Tengah, Pertagas Niaga, serta investor infrastruktur LNG bernama Itochu. 

Sebagaimana diketahui, proyek pipa Cirebon-Semarang sebenarnya merupakan proyek pipa yang sudah mangkrak hampir 11 tahun. Namun BPH Migas telah memutuskan Rekind melanjutkan kembali proyek tersebut. Ini berdasarkan paparan Rekind kepada BPH Migas Senin (18/9) lalu.

Pipa Cirebon-Semarang dibangun sepanjang 682 km, pipa ini  berada di darat dan bisa dikoneksikan dengan jaringan lainnya yang ada di Jawa. Selain itu pipa tersebut menjangkau kawasan Jawa Barat yang ramai dihuni industri.

Direktur Strategi Development and Risk Management Rekind Yanuar Budinorman pernah mengatakan pihaknya menargetkan pembeli gas dari proyek tersebut mampu menyerap volume gas dengan total 250 mmscfd, meskipun proyek pipa itu didesain dengan kapasitas 450-500 mmscfd.

Video Pilihan

Artikel Terkait