Medco E&P Malaka Tingkatkan Jumlah Perusahaan Lokal Jadi Rekan Usaha

Saat ini, lebih dari 118 perusahaan di Aceh telah terdaftar sebagai rekanan. Padahal tahun lalu hanya berjumlah 50 perusahaan.
Anggita Rezki Amelia
Oleh Anggita Rezki Amelia
5 September 2017, 20:51
Medco Energi
Arief Kamaludin|KATADATA
Medco Energi

PT Medco E&P Malaka mendorong adanya peningkatan jumlah rekanan dari perusahaan lokal dalam menunjang kegiatan operasinya. Ini untuk membantu pengembangan ekonomi masyarakat di Nanggroe  Aceh Darussalam (NAD).

Peningkatan jumlah rekanan dari perusahaan lokal ini dilakukan dengan menyelenggarakan kegiatan ‘Vendor Day’ yang merupakan kegiatan tahunan dan diselenggarakan di Idi, Aceh Timur, Selasa (5/9) dan Rabu (6/9). Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan informasi mengenai sistem manajemen keselamatan kesehatan kerja dan lindungan lingkungan (SMK3LL), prosedur pendaftaran rekanan, pemutakhiran data rekanan terdaftar dan proses pengadaan barang dan jasa secara transparan.

(Baca: Medco Jual Obligasi US$ 300 Juta untuk Lunasi Utang)

Saat ini, lebih dari 118 perusahaan di Aceh telah terdaftar sebagai rekanan. Padahal tahun lalu hanya berjumlah 50 perusahaan. Sementara itu, masih terdapat 60 perusahaan lagi yang sedang dalam proses pendaftaran. 

Proses pendaftaran rekanan didukung pula oleh sistem online yang memberikan kemudahan bagi para rekanan untuk dapat melakukan pendaftaran.“Jika ada rekanan lokal yang mengikuti lelang, maka rekanan tersebut dapat menghadiri Prebid Meeting dan Bid Opening Meeting  melalui teleconference, sehingga tidak perlu hadir ke kantor Jakarta.” kata Senior Manager of Supply Chain Management PT Medco E&P Indonesia Robby Setiadiredja dalam keterangan resminya, Selasa (5/9).

Acara ini juga  dihadiri oleh General Manager PT Medco E&P Malaka  Herman Husen. Selain itu ada juga Asisten Administrasi Umum Pemerintah Kabupaten Aceh Timur Safrizal SH, MAP serta sebanyak 86 perusahaan.

(Baca: Medco Dukung Kebijakan Gross Split pada Blok Migas)

General Manager PT Medco E&P Malaka Herman Husein berharap perusahaan-perusahaan lokal di Aceh dapat terus berkembang dan memenuhi standar industri migas sehingga dapat bersaing baik di tingkat lokal maupun nasional. “Semakin banyak perusahaan  lokal yang menjadi rekanan akan dapat memberikan multiplier effect yang luas, tidak hanya penyediaan lapangan kerja namun juga meningkatkan aktivitas perekonomian lain yang terimbas secara positif,” ujar dia.

Video Pilihan

Artikel Terkait