Pemerintah Siapkan Beragam Insentif Mobil Ramah Lingkungan

“Pemerintah sedang menggodok insentif untuk menarik investasi industri kendaraan emisi rendah, yang mana kendaraan listrik merupakan bagian dari itu,”
Arnold Sirait
13 Juli 2017, 11:24
Mobil Listrik BMW
ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay
Corporate Communication Specialist BMW Group Indonesia Ismail Ashlan mengisi bahan bakar listrik mobil BMW i8 Protonic Red Edition yang merupakan edisi terbatas disela penyerahan mobil tersebut kepada pelanggan di Jakarta, Kamis (20/4). BMW i8 dirancang

Pemerintah tengah menyiapkan insentif untuk industri kendaraan emisi rendah (Low Carbon Emission Vehicle/LCEV). Tujuannya untuk menarik investasi dari para pelaku industri tersebut.

Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika Kementerian Perindustrian I Gusti Putu Suryawirawan belum mau menjelaskan insentif apa saja yang akan disiapkan oleh pemerintah. Alasannya masih dibahas lintas kementerian, termasuk Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan.

(Baca: Aturan Terbit, Kendaraan Wajib Pakai BBM Euro 4 Tahun Depan)

Yang jelas, menurut Gusti, insentif ini juga akan berlaku bagi mobil listrik. “Pemerintah sedang menggodok insentif untuk menarik investasi industri kendaraan emisi rendah, yang mana kendaraan listrik merupakan bagian dari itu,” kata dia kepada Katadata, Rabu (12/7).

Pemerintah memang tengah mendorong pengembangan mobil listrik. Bahkan, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan sudah menyurati Presiden Joko Widodo sebelum lebaran akhir Juni lalu meminta dukungan industri tersebut. 

 "Pak Jonan malah duluan gerak ke Pak Presiden agar mobil listrik mulai dibicarakan. Makanya kemudian Pak Sekretaris​ Kabinet mengundang rapat," kata Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Rida Mulyana kepada Katadata, Senin (10/7). 

(Baca: Surati Jokowi, Jonan Minta Dukungan Kembangkan Mobil Listrik)

Nantinya, Kementerian ESDM dan Kementerian Perindustrian akan berkolaborasi. Kementerian Perindustrian ini memiliki peranan terkait dengan produksi fisik. Sementara Kementerian ESDM nantinya akan berkontribusi dalam penyediaan listrik sebagai sumber energi.

Pengembangan mobil listrik ini bertujuan untuk meningkatkan penggunaan energi baru terbarukan. Di sisi lain juga menjadi solusi terkait komitmen pemerintah untuk menurunkan efek rumah kaca sesuai perjanjian iklim Paris. 

(Baca: Mulai 2040, Perancis Larang Kendaraan Pakai Bensin dan Diesel)

Sebenarnya ada beberapa negara yang saat ini beralih dari kendaraan berbahan bakar fosil ke listrik. Salah satunya adalah Prancis yang akan melarang  kendaraan berbahan bakar bensin dan diesel tahun 2040 nanti.

Video Pilihan

Artikel Terkait