AKR Siapkan Lembaga Penyalur BBM Satu Harga di Tujuh Lokasi

"Tujuh lembaga penyalur tersebut target operasi akhir 2017,"
Anggita Rezki Amelia
13 Juni 2017, 15:34
AKR
Donang Wahyu|KATADATA
Tangki penyimpanan BBM milik PT.AKR di Bitung, Sulawesi Utara.

PT AKR Corporindo Tbk telah menyiapkan lembaga penyalur Bahan Bakar Minyak (BBM) Satu Harga di tujuh lokasi. Mereka akan menjual BBM dengan harga yang ditetapkan pemerintah.

Direktur BBM Badan Pengatur Hili Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) Setyorini Tri Hutami mengatakan dari tujuh lokasi tersebut dua titik berada di Lampung, yakni Kabupaten Pesisir Barat dan Lampung Barat. Kemudian, sisanya ada di Kalimantan Barat yakni Kabupaten Landak, Kabupaten Ketapang, Kabupaten Bengkayang, Kabupaten Sambas, dan Kabupaten Sanggau.

(Baca: Jonan Ancam Cabut Izin AKR Jika Tak Salurkan BBM Satu Harga)

Lokasi tersebut menurut Rini merupakan usulan AKR yang sudah melalui kajian dan dibahas bersama BPH Migas. Tujuh titik ini di luar target pemerintah terhadap Pertamina yang juga harus menyiapkan lembaga penyalur BBM di 150 titik hingga 2019. "Titik AKR beda dengan titik Pertamina," kata Rini kepada Katadata, akhir pekan lalu.

Selain menjual BBM, lembaga penyalur ini menurut Rini juga bertugas mengoperasikan dan membangun infrastrukturnya seperti Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Dananya menggunakan kas perusahaan.

(Baca: Pertamina Targetkan 16 Wilayah Nikmati BBM Satu Harga Bulan Ini)

Harapannya, lembaga penyalur ini bisa beroperasi sebelum tahun ini berakhir.  "Tujuh lembaga penyalur tersebut target operasi akhir 2017," kata Rini.  

Sebelumnya Direktur AKR Suresh Vembu juga sudah menyatakan dukungannya kepada pemerintah dan BPH Migas  mengenai program BBM Satu Harga. Jadi, perusahaan swasta ini juga akan menjual BBM dengan harga seragam di seluruh daerah Indonesia.

Manajemen AKR mengklaim sejauh ini sudah menjual Solar bersubsidi dengan harga yang sama di beberapa tempat. AKR saat ini memiliki 130 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang terletak di Jawa, Kalimantan, Sumatera dan Bali.

(Baca: DPR Siapkan Subsidi Khusus Pertamina untuk BBM Satu Harga)

Namun, menurut Suresh, pemerintah meminta Badan Usaha Niaga menjual BBM satu harga di lokasi terpencil. Hal ini akan menjadi syarat ini untuk  mendapatkan alokasi penyaluran BBM bersubsidi ke depannya.

Video Pilihan

Artikel Terkait