Aturan Baru, Kontraktor Bisa Tunjuk Langsung Pengadaan Barang Migas

Deputi Pengendalian Pengadaan SKK Migas Djoko Siswanto berharap proses penunjukan langsung ini bisa mempercepat proses pengadaan barang dan jasa.
Anggita Rezki Amelia
31 Mei 2017, 18:16
Pekerja migas
Dok. ExxonMobil

Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) telah menyelesaikan revisi aturan mengenai pengelolaan rantai pasokan kontraktor kontrak kerja sama (KKKS). Salah satu poin dalam revisi Pedoman Tata Kerja (PTK) 007 tahun 2015 ini adalah kontraktor dapat melakukan penunjukan langsung dalam proses pengadaan. 

Deputi Pengendalian Pengadaan SKK Migas Djoko Siswanto berharap proses penunjukan langsung ini bisa mempercepat proses pengadaan. Sebab, proses pengadaannya selama ini tergolong lama. "Iya bisa (penunjukan langsung), " kata dia di Jakarta, Rabu (31/5).

(Baca: BPK: Tender Tiga Kontraktor Migas Tidak Sesuai Aturan)

Aturan Pedoman Tata Kerja (PTK) 007 ini sebenarnya sudah mengalami tiga kali perubahan. Perubahan aturan kali ini bertujuan agar pengelolaan​ rantai pasokan kontraktor lebih ringkas dan mudah.

Menurut dia, aturan tersebut sudah selesai dibahas di SKK Migas. Revisi aturan  tersebut juga sudah mulai disosialisasikan kepada pada kontraktor kontrak kerja sama (KKKS). "Tinggal cetak saja," kata Djoko.

Berdasarkan pantauan Katadata, SKK Migas memang menggelar pertemuan dengan KKKS pada Rabu ini (31/5), di Gedung City Plaza. Salah satu agendanya adalah sosialisasi revisi PTK 007. Pertemuan itu berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 11.00 WIB.

(Baca: Tingkatkan Kandungan Lokal Industri Migas, Tender Bisa Dihapus)

Presiden Direktur Santos Indonesia Ignatius Tenny Wibowo tidak membantah adanya sosialisasi tersebut. Bahkan, ia sudah mendapat ringkasan dari aturan tersebut. Menurut Tenny, aturan itu baru berlaku dua bulan ke depan.

"Saya lihat tadi itu ditandatangani 30 Mei 2017 dan berlaku utk 60 hari ke depan, berarti 28 Juli 2017. Dokumennya belum dikasih kami semua baru ringkasan saja," kata dia kepada Katadata, Rabu (30/5).

(Baca: Kementerian ESDM Izinkan Pengadaan Teknologi Masela Tanpa Lelang)

Tenny mengatakan ada beberapa poin dalam aturan baru itu yang memberikan fleksibilitas bagi kontraktor memilih tahapan pengadaan barang dan jasa untuk proyek migas. Namun, pihaknya masih harus mempelajari detail aturan tersebut.

Video Pilihan

Artikel Terkait