Proyek Rampung, 3.489 Rumah di Balikpapan Nikmati Gas Bumi

Warga tidak perlu khawatir lagi dengan adanya kelangkaan gas. "Jargas hadir di rumah-rumah warga dengan suplai 24 jam.”
Anggita Rezki Amelia
2 Februari 2017, 22:46
pipa gas pertamina
Arief Kamaludin|Katadata

Pembangunan jaringan distribusi gas bumi (jargas) rumah tangga di Balikpapan, Kalimantan Timur, akhirnya selesai. Sebanyak 3.849 Sambungan Rumah (SR)  yang tersebar di 9 sektor di Kelurahan Karang Rejo, Karang Jati dan Sumber Rejo siap menikmati gas bumi secara bertahap.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) I.G.N. Wiratmaja Puja mengatakan, pembangunan jaringan gas untuk rumah tangga memang menjadi program kelanjutan dari pemerintah. Hal ini sebagai bentuk konsistensi pemerintah dalam menyediakan energi bersih, murah dan terjangkau untuk masyarakat.

Menurut Wiratmaja, penggunaan gas bumi juga aman karena tekanannya hanya 0,3 bar. Jadi ketika terjadi kebocoran hanya menimbulkan percikan seperti korek api. (Baca: Jaringan Gas Kota Terbesar di Indonesia Mulai Beroperasi)

Selain itu, warga juga tidak perlu khawatir lagi dengan kemungkinan kelangkaan gas.  "Jargas hadir di rumah-rumah warga dengan suplai 24 jam,” kata Wiratmaja berdasarkan siaran persnya, Kamis (2/2).

Selain aman, jargas menjadi harapan agar impor dan subsidi elpiji semakin berkurang. Dengan begitu, tidak lagi memberatkan keuangan negara.  Apalagi, pemerintah tahun ini menganggarkan  Rp 1,14 triliun untuk bisa membangun jargas baru di beberapa kota/kabupaten sebanyak  53.000-59.000 SR.

(Baca: Siap Pangkas Anggaran, ESDM Tunda Proyek Migas dan Terbarukan)

Gas  bumi  untuk  jargas Kota Balikpapan dipasok oleh  PT Chevron Indonesia Company dengan alokasi 0,5 MMSCFD. Selanjutnya, PT Pertamina (Persero) menugaskan cucu usahanya, yaitu PT Pertagas Niaga (PTGN), untuk mengelola dan mengoperasikan jargas dengan bekerja sama melalui BUMD setempat.

Pembangunan dan pengoperasian  jargas Kota Balikpapan ini merupakan penugasan pemerintah kepada PT Pertamina (Persero). Penugasan ini tertuang dalam Keputusan Menteri ESDM No.4822K/12/MEM/2015,  dengan  dana APBN 2016 sebesar  Rp 49,7 miliar.

Presiden Direktur PT Pertagas Niaga Linda Sunarti mengatakan,  selain penugasan di Balikpapan, Pertamina memiliki beberapa proyek jargas lainnya yang menggunakan dana APBN 2017. Proyek tersebut antara lain di Kota Pekanbaru, Samarinda, Bontang, Kabupaten Muara Enim, Penukal Abab Lematang Ilir,dan Kabupaten Mojokerto.

(Baca: Jaringan Gas Rumah Tangga Hanya Dibangun di Kota Dekat Sumber Gas)

Selain menggunakan APBN, Pertamina juga mengembangkan jargas non-APBN di Kota Jambi dan Prabumulih. Pertamina menargetkan tahun ini ada 130 ribu sambungan rumah yang akan beroperasi.

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait