Pertamina Gandeng NU Kembangkan Jalur Distribusi BBM Satu Harga

Jumlah anggota yang besar dan tersebar itu memudahkan Pertamina memperluas distribusi BBM.
Anggita Rezki Amelia
4 Januari 2017, 19:31
Pertamina logo
Arief Kamaludin|KATADATA

PT Pertamina (Persero) dan Nahdlatul Ulama (NU) hari ini menandatangani nota kesepahaman kerja sama pengembangan ekonomi umat terkait dengan pemanfaatan energi dan pengabdian masyarakat. Salah satu bentuk kerja samanya adalah terkait program bahan bakar minyak (BBM) satu harga.

Menurut Direktur Pertamina Dwi Soetjipto, kerja sama dengan NU bisa membantu Pertamina dalam menerapkan kebijakan BBM satu harga di lapangan. Apalagi jumlah anggota NU yang mencapai lebih dari 40 juta jiwa terdiri dari berbagai lapisan masyarakat. (Baca: Demi Satu Harga, 108 Infrastruktur BBM Akan Dibangun)

Jumlah anggota yang besar dan tersebar itu memudahkan Pertamina memperluas distribusi BBM. Salah satu caranya dengan memperbanyak agen serta pembangunan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di daerah basis masa NU.

Dwi mengatakan untuk menyukseskan kebijakan BBM satu harga diperlukan jaringan distribusi yang kuat. Apalagi saat ini masih ada beberapa kabupaten yang hanya terdapat satu agen BBM. Hal ini menyebabkan masyarakat harus membeli BBM melalui pengecer. (Baca: Pertamina Pastikan Jual BBM ke PLN Tanpa Perantara)

Advertisement

Rantai distribusi yang panjang itu membuat harga BBM menjadi mahal. “Makanya kecepatan untuk buka agen itu jadi kunci," kata Dwi usai penandatanganan nota kesepahaman NU dan Pertamina di Jakarta, Rabu (3/1). Nota kesepahaman ini berlaku selama lima tahun.

Selain BBM satu harga, kerja sama lainnya adalah pengembangan usaha niaga Pertamina, investasi, dan pembangunan sektor migas. Kemudian pemanfaatan energi baru dan terbarukan serta konservasi energi, hingga program pengabdian masyarakat yang diorientasikan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia dan lingkungan. (Baca: Pemerintah Atur Margin BBM Satu Harga Berbeda Tiap Daerah)

Penandatanganan nota kesepahaman dilakukan oleh Direktur Utama Pertamina Dwi Soetjipto dan Ketua Umum Pengurus Besar NU Said Aqil Siroj di Kantor PBNU Jakarta hari Rabu, (04/01). “Dengan nota kesepahaman ini diharapkan melahirkan sinergi dan kerja sama antara Pertamina dan NU dalam upaya pengembangan ekonomi umat dengan fokus utama pada sektor energi dan pengabdian masyarakat,” ujar Vice President Corporate Communication Pertamina Wianda Pusponegoro.

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait