PLN Tambah Pasokan Listrik Dua Provinsi di Kalimantan

Setelah beroperasi dan masuknya PLTU Pulang Pisau Unit 2, daya mampu akan meningkat menjadi 600 MW.
Arnold Sirait
21 Desember 2016, 11:51
Pembangkit Listrik Muara Tawar, Bekasi
Arief Kamaludin|KATADATA

PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) menambah pasokan listrik untuk dua provinsi di Kalimantan, yaitu Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah. Kepastian pasokan ini menyusul beroperasinya Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Pulang Pisau Unit 2 berkapasitas 60 Mega Watt (MW).

PLTU Pulang Pisau Unit 2 merupakan kelanjutan dari proyek unit 1 yang sebelumnya telah beroperasi.  PLTU yang biaya pembangunannya Rp 1,9 triliun di Desa Buntoi, Kecamatan Kahayan Hilir, Kabupaten Kuala Kapuas, Kalimantan Tengah ini mempunyai daya terpasang sebesar 2 x 60 MW. (Baca: Kementerian Energi Jamin Putusan MK Tak Ganggu Proyek Listrik)

Saat ini, PLTU Pulang Pisau Unit 2 hampir menyelesaikan tahapan tes akhir. Setelah tahapan tersebut rampung, daya listrik yang dihasilkan sudah dapat dipasok ke sistem kelistrikan Kalselteng

Penambahan daya tersebut otomatis akan memperkuat sistem kelistrikan Kalselteng, dimana daya mampu kedua provinsi tersebut sebesar 550 MW dengan Beban Puncak tertinggi 530 MW. Dengan kehadiran PLTU Pulang Pisau Unit 2, daya mampu meningkat menjadi 600 MW. 

Advertisement

Grafik: Kapasitas Pembangkit Terpasang Menurut Jenisnya 2015
Kapasitas Pembangkit Terpasang Menurut Jenisnya 2015

Selain itu, ada juga pembangkit baru yang telah beroperasi, yakni Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) Bangkanai berkapasitas 155 MW. Dengan selesainya pembangunan transmisi 150 kilo Volt (kV) dari Gardu Induk (GI) Bangkanai ke GI Muara Teweh dan ke GI Buntok, saat ini pembangkit berbahan bakar gas tersebut telah memasok listrik 47 MW untuk Kota Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara dan Kota Buntok, Kabupaten Barito Selatan.

(Baca: Kementerian Energi Jamin Putusan MK Tak Ganggu Proyek Listrik)

PLN juga tengah mempercepat penyelesaian pembangunan jaringan transmisi 150 kilo Volt (kV) yang menghubungkan Kota Buntok ke Kota Tanjung, Kabupaten Tabalong.  Apabila pembangunan tersebut selesai, daya listrik yang dihasilkan PLTMG Bangkanai dapat masuk ke sistem interkoneksi Kalselteng. Jadi, pasokan listrik bagi masyarakat Kalselteng juga meningkat.

General Manager Kalimantan Tengah-Kalimantan Selatan Purnomo mengatakan, penambahan daya mampu listrik otomatis akan memperkuat kemampuan PLN menyambung listrik secara masif. Hal ini sejalan dengan telah dibukanya penyambungan pelanggan baru. “Ini sesuai dengan komitmen PLN untuk melistriki desa-desa terpencil," kata dia berdasarkan keterangan tertulisnya, Rabu (21/12).

(Baca: Jonan Targetkan Seluruh Desa Teraliri Listrik pada 2019)

Hingga kini, PLN telah berhasil melistriki 27 desa di Kalimantan Selatan dan 6 desa di Kalimantan Tengah melalui program listrik desa. Akhir tahun ini, PLN akan menyambung tambahan 28 desa di Kalimantan Selatan dan 51 desa di Kalimantan Tengah. Alhasil, PLN akan melistriki total 112 desa untuk kedua provinsi tersebut.

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait