Pertamina Berniat Akuisisi Penuh Lapangan MLN di Aljazair

Penyebab Repsol menjual hak kelolanya adalah kondisi keuangan perusahaan minyak dan gas bumi (migas) asal Spanyol ini sedang merugi.
Anggita Rezki Amelia
13 Desember 2016, 17:29
No image

PT Pertamina (Persero) menyatakan tertarik untuk membeli 35 persen participating interest (PI) atau hak kelola Repsol di Lapangan Menzel Lejmat North (MLN) di Aljazair. Dengan begitu, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) energi ini bisa menguasai 100 persen di lapangan tersebut.

Wakil Direktur Utama Pertamina Ahmad Bambang mengatakan Repsol telah mengumumkan akan menjual hak kelolanya di Lapangan MLN. Penyebab perusahaan ini menjual hak kelolanya adalah kondisi keuangan perusahaan minyak dan gas bumi (migas) asal Spanyol ini yang sedang merugi. (Baca: Pertamina Hulu Energi Lepas Hak Kelola Blok Luar Negeri)

Dengan adanya peluang ini, Pertamina berminat membeli hak kelola tersebut. Pertamina juga sudah hampir mendapatkan restu dari perusahaan migas nasional asal Aljazar, Sonatrach. “Kami lagi negosiasi," kata dia di Jakarta, Selasa (13/12).

Dari segi keuangan, Pertamina mengaku masih mampu membeli hak kelola tersebut. Ahmad Bambang mengatakan perusahaannya memiliki dana untuk mendapatkan hak kelola Repsol tersebut. Hanya, sampai saat ini besaran dana yang disiapkan untuk membeli belum bisa disampaikan. (Baca: Rencana Pertamina Miliki Blok Migas di Rusia Tertunda)

Grafik: Produksi Minyak Mentah Tahunan PT Pertamina 2009-2015
Produksi Minyak Mentah Tahunan PT Pertamina 2009-2015

Lapangan MLN merupakan salah satu dari tiga lapangan yang ada di Blok 405 A. Dua lapangan lainnya adalah Lapangan El-Merek, dan Lapangan Ourhud. Pertamina mengelola tiga lapangan tersebut, setelah membeli hak kelola ConocoPhillips Algeria Limited (COPAL) pada 2013 lalu.

Di MLN, saat ini Pertamina memiliki hak kelola sebesar 65 persen di blok tersebut, dan bertindak sebagai operator. Sedangkan di Lapangan  El-Merk (EMK) sebesar 16,9 persen dan Lapangan  Ourhud (OHD) sebesar 3,73 persen. (Baca: Produksi Minyak Pertamina Meningkat di Kuartal Tiga)

Lapangan MLN berproduksi pertama pada 2003. Puncak produksi minyaknya sekitar 24.000 barel per hari dengan injeksi gas 140 juta kaki  kubik per hari (mmscfd). Pada September lalu, Pertamina berhasil membawa pulang migas sebanyak 6.320 barel setara minyak dari Lapangan MLN ke dalam negeri.

Video Pilihan

Artikel Terkait