Arcandra Belajar Hingga Singapura untuk Buat Formula Baru BBM

"MOPS kuat di mana, Argus kuat di mana. Terus ke depan formula sebaiknya seperti apa,” ujar Arcandra.
Anggita Rezki Amelia
Oleh Anggita Rezki Amelia
22 Desember 2017, 19:04
Arcandra ESDM
Arief Kamaludin (Katadata)

Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arcandra Tahar kini tengah mempelajari sistem perdagangan minyak di Singapura. Ini dalam rangka merumuskan formula baru Bahan Bakar Minyak (BBM) di Indonesia.

Menurut Arcandra, dirinya selama dua hari sejak Rabu (20/12) telah mengunjungi “negeri singa” tersebut. Di sana ia mempelajari Mean of Platts Singapore (MOPS). MOPS adalah penilaian produk untuk trading minyak di kawasan Asia yang dibuat oleh Platts, anak perusahaan McGraw Hill.

Selama ini pemerintah Indonesia menggunakan MOPS sebagai salah satu indikator menentukan harga BBM. “Bagaimana MOPS terbentuk, mekanisme dan tren ke depan seperti apa,” kata dia di Jakarta, Jumat (22/12).

Selain MOPS, Arcandra juga mempelajari indikator dari Argus Media. Argus merupakan lembaga lain selain Platss yang juga melakukan penilaian harga untuk trading produk minyak di Singapura. 

Dengan mempelajari pembentukan harga tersebut, nantinya akan menjadi pertimbangan bagi pemerintah untuk menentukan formula harga BBM ke depan. "MOPS kuat di mana, Argus kuat di mana. Terus ke depan formula sebaiknya seperti apa,” ujar Arcandra.

Saat ini Kementerian ESDM tengah mengkaji formula baru BBM jenis Premium. Dalam formula baru ini, biaya yang dikeluarkan PT Pertamina (Persero) akan diefisiensikan supaya harga bisa lebih terjangkau.

(Baca: Pemerintah Godok Formula Baru Harga Premium)

Menteri ESDM Ignasius Jonan pernah mengatakan efisiensi biaya ini juga sesuai instruksi Presiden Joko Widodo. “Arahan presiden adalah coba diusahakan semua yang mempengaruhi hajat hidup orang banyak, harganya harus terjangkau dan kompetitif," kata dia di Jakarta, Kamis (30/11).

 

Video Pilihan

Artikel Terkait