Pertamina Luncurkan Aplikasi untuk Beli LPG di Sumut

Aplikasi dari bernama Oke Gas ini memungkinkan konsumen memesan LPG nonsubsidi secara daring dengan layanan antar ke rumah.
Arnold Sirait
Oleh Arnold Sirait
30 November 2017, 12:25
Penjualan BBG Nonsubsidi
ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra
Sejumlah petugas menata tabung Liquified Petroleum Gas (LPG) nonsubsidi jenis Bright Gas produksi PT Pertamina (Persero) dalam sebuah kegiatan promosi di Bawen, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Jumat (17/3). Pertamina memacu penjualan LPG jenis Bright Gas

PT Pertamina (Persero) meluncurkan aplikasi daring bernama Oke Gas untuk pemesanan elpiji (Liquefied Petroleum Gas/LPG). Untuk tahap awal, aplikasi ini akan diterapkan di Sumatera Utara.

General Manager Marketing Operation Region I PT Pertamina (Persero) Erry Widiastono mengatakan peluncuran aplikasi itu sebagai respon perusahaan terhadap perkembangan pemanfaatan aplikasi digital. “Aplikasi tersebut memungkinkan konsumen untuk memesan LPG nonsubsidi secara online dengan layanan antar ke rumah,” kata dia berdasarkan keterangan resminya, Kamis (30/11).

Di sisi lain, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara juga mendeklarasikan penggunaan LPG nonsubsidi untuk Aparat Sipil Negara (ASN) di lingkungannya. Langkah ini sejalan dengan upaya pemerintah mendistribusikan LPG 3 kilogram (kg) secara tepat sasaran.

Deklarasi itu disampaikan Ketua Korpri Sumatera Utara Arsyad Lubis dalam momentum perayaan Hari Ulang Tahun Korpri ke-46 di Lapangan Merdeka, Medan. Dalam acara itu hadir juga General Manager Marketing Operation Region I PT Pertamina (Persero) Erry Widiastono.

Menurut Arsyad, Gubernur Sumatera Utara juga sudah menghimbau agar PNS/ASN di lingkunganannya tidak menggunakan LPG tabung ukuran 3kg yang disubsidi pemerintah. Jadi  PNS/ASN, harus beralih ke LPG yang tidak bersubsidi.

Dalam kesempatan itu, PNS/ASN diberikan kesempatan untuk melakukan pembelian Bright Gas 5,5kg dengan cara trade in. Dalam pelaksanaan program tersebut, sebanyak 273 tabung Bright Gas terjual.

(Baca: Pertamina Tes Pasar Produk Baru Elpiji 3 Kg Nonsubsidi)

Erry mengatakan penjualan sebanyak itu menunjukkan PNS/ASN di lingkungan Pemprov Sumatera Utara memiliki kepedulian masyarakat untuk tidak menggunakan LPG nonsubsidi. “LPG bersubsidi 3kg dapat betul-betul digunakan oleh masyarakat miskin dan usaha mikro,” ujar dia.

Video Pilihan

Artikel Terkait