Sejarah Baru, Pejabat PGN Jadi Bos Pertagas

Dalam kesempatan ‎tersebut, Yenni berharap sosok Suko juga bisa memberikan jalan yang lebih lebar lagi bagi terbangunnya sinergi yang selama ini terjalin dengan PGN. Khususnya holding BUMN Migas.
Anggita Rezki Amelia
Oleh Anggita Rezki Amelia
17 Juli 2017, 18:11
Suko Hartono dan Yenni Andayani
Pertagas

Anak perusahaan PT Pertamina (Persero), yakni Pertamina Gas (Pertagas) menorehkan sejarah baru dengan mengangkat direktur utama yang berasal dari luar lingkungan grupnya. Adapun Suko Hartono ditunjuk menggantikan Toto Nugroho dari posisi tersebut. Toto saat ini menjabat  Senior Vice President Integrated Supply Chain PT Pertamina (Persero).

Direktur Gas Pertamina yang juga Komisaris Utama Pertagas Yenni Andayani mengatakan penunjukan Suko bukan tanpa pertimbangan matang. ‎"Tidak hanya mempertimbangkan sisi korporasi, tapi ‎juga sudah melihat kepentingan masa depan bisnis gas nasional," ujar dia, saat memberikan sambutan pada acara pengukuhan Dirut Pertagas, dikutip dari siaran pers, Senin (17/7).

(Baca: Mantan Bos Petral Gantikan Daniel Purba di Unit Pengadaan Pertamina)

Dalam kesempatan ‎tersebut, Yenni berharap sosok Suko juga bisa memberikan jalan yang lebih lebar lagi bagi terbangunnya sinergi yang selama ini terjalin dengan PGN. Khususnya dalam sinergi pembentukan anak usaha (holding) BUMN Migas.

Suko Hartono sebelumnya ‎pejabat karier PT Perusahaan Gas Negara/ PGN (Persero) Tbk‎. ‎Pria kelahiran Madiun, 49 tahun lalu ini ‎tercatat sudah 20 tahun ‎mengabdi di PGN. Berbagai penugasan sudah pernah diemban lulusan Teknik Kimia ITB ini ‎sepanjang karirnya di PGN, seperti General Manager SBU Distribusi Wilayah I Jawa Bagian Barat serta penugasan di lingkungan anak perusahaan PGN.

Yenni juga mengucapkan terima kasih kepada manajemen PT PGN seperti Direktur Utama PGN Jobi Triananda Hasjim dan Dirktur Strategi dan Pengembangan Bisnis Gigih Prakoso yang secara suka rela melepaskan Suko. Manajemen PGN itu pun turut hadir dalam pertemuan tersebut.

(Baca: DPR Upayakan RUU Migas Sejalan dengan Rencana Holding BUMN)

Sejarah baru dalam pengangkatan jajaran eksekutif anak perusahaan dari luar Pertamina Group ini diharapkan menjadi awal dalam membangun Pertamina yang lebih baik lagi ke depannya. "Ini menjadi sejarah baru perjalanan Pertagas," ujar Yenni.

Di sisi lain, Suko bertekad menjalankan amanah sebagai Direktur Utama itu sebaik-baiknya. ‎"Dengan dukungan penuh dari Pertamina (Persero) serta seluruh insan Pertagas InsyaAllah saya akan berusaha membawa Pertagas tumbuh lebih baik lagi," ujar dia.

Di masa kepemimpinannya, Suko berjanji akan melanjutkan berbagai kebijakan serta ‎program yang sudah berjalan dengan baik. Hal ini selaraskan dengan visi dan misi Pertamina.

(Baca: Masuk Holding BUMN, PGN Akan Mengakuisisi Pertagas)

Adapun beberapa program yang menjadi fokus Suko, yakni menyelesaikan berbagai proyek pipa baru, mengoptimalkan ruas pipa eksisting, serta menjalankan operation excelent dengan menjunjung tinggi aspek HSE. "Ke depan, kami juga akan lebih mempererat lagi hubungan dengan seluruh stakeholder Pertagas," kata dia.

Video Pilihan

Artikel Terkait