Pertamina Ingin Kuasai 60 Persen Saham Rekind

Image title
Oleh
1 Juli 2015, 12:10
Katadata
KATADATA
Pertamina ingin mengakuisisi 60 persen saham PT Rekayasa Industri.

KATADATA ? PT Pertamina (Persero) berkeinginan untuk mengakuisisi saham PT Rekayasa Industri (Rekind). Sekurangnya, perusahaan energi milik negara tersebut ingin menguasai 60 persen saham perusahaan di bidang konstruksi petrokimia, kilang, geotermal, serta infrastrukur gas tersebut.

?Sekitar 60 persen (saham). Setelah ini kami akan lakukan valuasi, selesai valuasinya akan kami lakukan (akuisisi) tahun ini,? kata Direktur Utama Pertamina Dwi Soetjipto di Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Jakarta, Rabu (1/7).

Dwi mengatakan, salah satu alasan untuk mengakuisisi Rekind adalah untuk mewujudkan kedaulatan energi. Dia juga menganggap Rekind sudah berpengalaman di bidang engineering, procurement, construction (EPC). Dengan begitu diharapkan dapat  meningkatkan investasi Pertamina tahun ini.

?Untuk bangun kedaulatan energi, kalau kita selalu impor bagaimana bisa mandiri,? ujar dia.

Rencana Pertamina mengakuisisi Rekind sebenarnya sudah pernah muncul ketika Dahlan Iskan menjabat sebagai Menteri BUMN. Namun upaya tersebut terganjal Undang-undang Konstruksi. Saat ini, mayoritas saham Rekind dipegang oleh Pupuk Indonesia Holding Company sebesar 90,06 persen, sementara PT Pupuk Kaltim (Persero) dan  pemerintah masing-masing memegang 4,97 persen saham.

Dwi Soetjipto mengatakan, keinginan mengakuisisi tersebut juga sudah disampaikan ke pihak Pupuk Indonesia.

Sementara Direktur Utama Pupuk Indonesia  Arifin Tasrif mengatakan pihak pupuk Indonesia masih menghitung nilai aset dari Rekind. ?Kita mau evaluasi mengenai nilai. Mungkin mereka mayoritas,? ujar dia.

Reporter: Arnold Sirait
Editor: Arsip
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait