Industri Baja Belum Siap Penuhi Kebutuhan Sektor Otomotif

Secara teknologi Indonesia mampu memproduksi pelat baja untuk kebutuhan otomotif namun masih kesulitan untuk mencapai skala ekonomi
Image title
Oleh
13 Oktober 2014, 09:39
No image
KATADATA | Agung Samosir

KATADATA ? Industri pelat baja nasional dinilai belum siap memenuhi kebutuhan sektor otomotif yang makin besar dalam beberapa tahun ke depan. Saat ini, industri otomotif yang telah mendirikan pabrik masih mengimpor pelat baja untuk produksinya.

Direktur Alat Transportasi Darat Kementerian Perindustrian Soerjono mengatakan, situasi ini akan terus bertahan jika perusahaan nasional, seperti Krakatau Steel , tidak siap. Kemenperin menargetkan pada 2020 jumlah produksi mobil dari pabrik di dalam negeri mencapai 2,59 juta unit. Total produksi itu diikuti dengan membesarnya pasar mobil domestik yang mencapai 1,9 juta unit.

?Impor kendaraan dan bagiannya sulit direm kalau engine material dan pelat baja kita tidak produksi,? kata Soerjono seperti dikutip Bisnis Indonesia, Senin (10/10). Dia mengatakan, secara teknologi Indonesia mampu memproduksi pelat baja untuk kebutuhan otomotif, namun masih kesulitan untuk mencapai skala ekonomi. 

Advertisement
Reporter: Redaksi
Editor: Arsip
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait