Freeport Minta Amandemen Kontrak Segera Ditandatangani

Freeport Indonesia meminta amandemen kontrak segera ditandatangani sebelum pemerintahan Presiden SBY berakhir pada 20 Oktober 2014
Image title
Oleh
8 Oktober 2014, 09:36
Freeport_ptfi.jpg
KATADATA |
www.ptfi.co.id

KATADATA ? PT Freeport Indonesia meminta amandemen kontrak segera ditandatangani sebelum pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono berakhir pada 20 Oktober 2014.

Dirjen Mineral dan Batubara Kementerian ESDM R. Sukhyar mengatakan, Presiden Direktur Freeport Indonesia Rozik B. Sutjipto mendatangi dirinya pada Senin 6 Oktober lalu untuk meminta amandemen  kontrak pertambangan segera ditandatangani. ?Mereka (Freeport) meminta sebelum pemerintahan baru,? kata dia seperti dikutip Bisnis Indonesia, Rabu (8/10).

Presiden Direktur Freeport Indonesia Rozik B. Sutjipto mengatakan, dirinya telah datang ke Ditjen Mineral dan Batubara Kementerian ESDM sebagai bagian konsultasi tindak lanjut nota kesepahaman (MoU) yang ditandatangani 25 Juli 2014.

Bila pembahasan sudah selesai, Freeport siap untuk segera menandatangani. ?Namun, nila belum selesai maka akan kami teruskan dengan pemerintahan yang datang,? kata Rozik. 

Advertisement
Reporter: Redaksi
Editor: Arsip
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait