Pemerintah Percepat Penyelesaian Proyek di Sektor ESDM

Pokoknya proyekproyek apa saja yang sudah ready diresmikan
Image title
Oleh
11 September 2014, 19:10
ESDM KATADATA | Arief Kamaludin
ESDM KATADATA | Arief Kamaludin
KATADATA | Arief Kamaludin

KATADATA ? Kementerian ESDM mempercepat pengerjaan sejumlah proyek sebelum masa pemerintahan periode 2009-2014 berakhir. Beberapa program prioritas tersebut mencakup sektor minyak dan gas (migas), mineral dan batubara (minerba), serta sektor kelistrikan.

Wakil menteri ESDM Susilo Siswoutomo mengatakan, pada proyek migas yang akan menjadi prioritas adalah penyelesaian proses perizinan pengembangan gas alam cair Tangguh, Papua Barat.

Kemudian pemerintah juga akan mempercepat proses perizinan megaproyek gas laut dalam (Indonesia Deepwater Development/IDD) senilai US$ 12 miliar milik PT Chevron Pacific Indonesia.

Perkembangan terakhir proyek ini, perusahaan belum mendapat izin perpanjangan kontrak Blok Makasar Strait yang akan habis pada 2020. Selain itu, perubahan plan of development (PoD) pada proyek tersebut juga belum memperoleh restu dari pemerintah.

Advertisement

?Finalisasi permen (peraturan menteri ) perpanjangan kontrak sudah selesai. Saya harapkan akhir bulan ini selesai,? ujar Susilo di kantornya, Jakarta, Kamis (11/9).

Kemudian yang juga masuk dalam tahap finalisasi adalah kontrak kerja sama (KKS) Blok Mahakam yang akan berakhir pada 31 Maret 2017. Saat ini, Blok Mahakam dipegang oleh Total E&P Indonesie dan Inpex Corporation.

Di bidang kelistrikan, pemerintah akan mengebut proyek listrik di Pangkalan Susu dan Nagan Raya di Sumatera Utara. Tapi, kata Susilo, pelaksana tugas (Plt) Menteri ESDM Chairul Tanjung memberi arahan supaya jangan lagi pakai pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) karena akan menambah beban impor bahan bakar minyak (BBM).

Adapun di bidang minerba, pemerintah akan menyelesaikan renegosiasi  pada September ini.

?Semua yang belum tandatangan MoU (memorandum of understanding) atau nota kesepahaman saat ini masih ada sekitar 40-50 perusahaan. Itu diminta segera diselesaikan, beberapa kontrak yang sudah amandemen segera diselesaikan,? tuturnya.

Plt Menteri ESDM  Chairul Tanjung mengatakan, dirinya sudah memberikan arahan kepada masing-masing Dirjen untuk menyelesaikan proyek proyek prioritas tersebut sebelum 20 Oktober.  Adapun untuk proyek Cepu akan dilakukan peresmiannya pada Oktober mendatang.

?Pokoknya proyek-proyek apa saja yang sudah ready diresmikan. Dan proyek-proyek yang akan groundbreaking supaya dilakukan percepatan,? katanya.

Reporter: Rikawati
Editor: Arsip
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait