Toyota Targetkan Sumbang 78 Persen Ekspor Kendaraan

Hingga Juli capaian ekspor Toyota hanya 505 persen dari target Lebih rendah dari capaian ekspor industri kendaraan
Image title
Oleh
25 Agustus 2014, 17:03
Toyota
Donang Wahyu|KATADATA
KATADATA | Donang Wahyu

KATADATA ? PT Toyota Motor Manufaktur Indonesia (TMMIN) menargetkan eskpor kendaraan utuh (Complete Built-up/CBU) mencapai 156.000 hingga akhir tahun. Target tersebut setara dengan 78 persen target ekspor mobil Indonesia yang dikejar Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) tahun ini, sebanyak 200.000 unit.

Meski demikian, hingga tujuh bulan tahun ini, pencapaian target Toyota masih lebih rendah dari capaian Gaikindo. Hingga Juli 2014, total volume ekspor mobil Indonesia sudah mencapai 105.251 unit, atau sebesar 52,6 persen dari target. Sementara ekspor Toyota hingga Juli baru mencapai 78.782 unit atau sebesar 50,5 persen dari target.

Direktur TMMIN I Made Dana Tangkas mengatakan pihaknya masih tetap optimis dapat mencapai target tersebut tahun ini. Sebelumnya, total volume ekspor CBU TMMIN, per bulannya hanya sekitar 11.000 unit per bulan. Dengan adanya penambahan volume ekspor produk Vios sebesar 3.500, total volume ekspor CBU meningkat menjadi lebih dari 13.000 per bulan. 

Terlebih, ?(Pada) September ini kami ada ekspor ke Asean. Kami masih pelajari (potensi ekspor) negara lain,? ujar Made, di Jakarta, Senin (25/8).

Menurut Made, penjualan ekspor Toyota dipengaruhi oleh beberapa hal, diantaranya harga, kualitas produk, jaminan pasokan dan hubungan baik dengan negara tujuan. Dia mencontohkan tingginya penjualan di kawasan Timur Tengah, bukan hanya disebabkan masyarakatnya yang menyukai produk Toyota. Tetapi, karena TMMIN sangat menjaga hubungan baik secara internal dengan distributor di kawasan tersebut.

Porsi penjualan TMMIN di Timur Tengah memang cukup besar, porsinya mencapai lebih dari 70 persen total penjualan ekspor. Tahun ini, TMMIN menargetkan ekspor ke Timur Tengah bisa tumbuh 5-6 persen.

Di luar Timur Tengah, dari 70 negara tujuan ekspor Toyota, porsi ekspor terbesar selanjutnya berasal dari kawasan Amerika Latin dan ASEAN. Sementara penjualan ekspor berkontribusi sebesar 47 persen total penjualan TMMIN, sisanya penjualan dalam negeri sebesar 53 persen.

Kontribusi penjualan paling besar berasal dari produk Kijang Innova sebesar 8.385 unit, Fortuner 27.866 unit, serta Vios dan Yaris sebanyak 6.512 unit. Kemudian disusul produk Agya 5.472 unit, Avanza 21.668 unit, Rush 559 unit, dan Town/Lite Ace 8.410 unit. 

Selain CBU, penjualan ekspor kendaraan dalam bentuk terurai (Complete Knock Down/CKD) hingga Juli sebesar 24.490 unit. Sebanyak 29.756 unit mesin utuh diekspor, dan eskpor komponen kendaraan sebesar 35,8 juta unit. 

"Target kami, nilai eskpor (tahun ini) bisa mencapai US$ 2,5 milliar. Kalau tahun lalu sekitar US$ 2 milliar-an. Kami yakin bisa tercapai dengan adanya penyesuaian harga dan meningkatkan kualitasnya," ujar Made.

Reporter: Desy Setyowati
Editor: Arsip
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait