Pemerintah Targetkan Investasi Manufaktur Rp 162 Triliun

Image title
Oleh
16 Juni 2014, 09:49
www.kemenperin.go_.id_.JPG
www.kemenperin.go.id

KATADATA ? Kementerian Perindustrian menargetkan realisasi investasi industri manufaktur tahun ini bisa mencapai Rp 162,35 triliun. Sejalan dengan target investasi tersebut, pertumbuhan industri ditargetkan mencapai 6,15 persen.

?Kami menghitung target tersebut berdasarkan analisis kinerja Sembilan sektor pada tahun-tahun sebelumnya,? ujar Sekretaris Jenderal Kementerian Perindustrian Anshari Bukhari, seperti dikutip harian Investor Daily, Senin (16/6).

Dari target investasi tersebut, ada beberapa sektor yang akan menjadi motor penggerak, yaitu industri berbasis mineral dan batu bara, petrokimia, agro, dan barang modal. Masalahnya, saat ini sejumlah investor masih menunggu hasil pemilihan presiden, sebelum merealisasikan rencana investasinya. Makanya realisasi investasi baru akan terlihat setelah pemilihan presiden bulan depan.

Menurut Anshari, Untuk mendorong perusahaan merealisasikan investasi, kementerian berupaya memaksimalkan pemberian insentif seperti pembebasan pajak dalam jangka waktu tertentu (tax holiday). Mengingat, saat ini masih banyak perusahaan yang sudah mengajukan tax holiday, namun belum mendapat persetujuan. Padahal aturan tax holiday akan habis pada 15 Agustus 2014. Untuk itu, pemerintah harus bisa mengebut revisi aturan tersebut sebelum Agustus.

"Kami ingin tax holiday bisa diberlakukan kembali untuk menarik investasi. Selain itu kepastian kewajiban hilirisasi akan kami tegaskan agar clear."

Reporter: Redaksi
Editor: Arsip
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait