Indosat Cari Pinjaman Rp 9 Triliun

PT Indosat Tbk mencari pinjaman untuk pembiayaan kembali refinancing utang yang bakal jatuh tempo pada 2015 Direktur Keuangan Indosat Stefan Carlson mengatakan perseroan membutuhkan tambahan dana eksternal sekitar Rp 9 triliun untuk keb
Image title
Oleh
23 Mei 2014, 00:00
4023.jpg
KATADATA/
KATADATA | Arief Kamaludin

KATADATA ? PT Indosat Tbk mencari pinjaman untuk pembiayaan kembali (refinancing) utang yang bakal jatuh tempo pada 2015. Direktur Keuangan Indosat Stefan Carlson mengatakan perseroan membutuhkan tambahan dana eksternal sekitar Rp 9 triliun untuk kebutuhan refinancing utang bank dan obligasi.

?Tapi itu tergantung jumlah belanja modal tahun depan. Kalau kami tidak menjual menara maupun aset lainnya, kami butuh Rp 9 triliun,? kata Stefan seperti dikutip Kontan, Jumat (23/5).

Indosat memang menanggung utang atas penerbitan obligasi oleh entitas anak, Indosat Palapa Company BV senilai US$ 650 juta pada 29 Juli 2010. Utang itu jatuh tempo pada 29 Juli 2020. Namun INdosat mempunya opsi untuk membeli kembali obligasi tersebut setelah 29 Juli 2015.

Dia menjelaskan sumber dana yang akan dicari berdenominasi rupiah. ?Itu bisa berupa pinjaman perbankan maupun obligasi rupiah,? tuturnya.

Advertisement
Reporter: Redaksi
Editor: Arsip
    News Alert

    Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

    Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
    Video Pilihan

    Artikel Terkait