Roadmap Smelter Telah Rampung

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral ESDM mengungkapkan pihaknya telah menyelesaikan peta jalan roadmap pembangunan pabrik pengolahan dan pemurnian biji mineral smelter di dalam negeri Roadmap ini nantinya akan dilaporkan dala
Image title
Oleh
7 April 2014, 00:00
kementerian esdm
Arief Kamaludin|KATADATA
KATADATA | Arief Kamaludin

KATADATA ? Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengungkapkan pihaknya telah menyelesaikan peta jalan (roadmap) pembangunan pabrik pengolahan dan pemurnian biji mineral (smelter) di dalam negeri. Roadmap ini nantinya akan dilaporkan dalam rapat koordinasi di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, pekan ini, sebelum nantinya diputuskan.

Mengutip harian Investor Daily, Senin (7/4), Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara Kementerian ESDM R Sukhyar mengatakan road map tersebut berisi tentang perencanaan pembangunan smelter, besaran kapasitas produksi, jumlah serta asal pasikan konsentrat maupun bijih mineral. "Poinnya, bagaimana perencanaan (pembangunan smelter) hingga 2017. Bagaimana kami mendorong milestonenya, ekspektasinya apa saja. Setelah itu (tahun 2017), tidak ada lagi produk pengolahan, kecuali pemurnian," ujarnya.

Sukhyar mencontohkan, smelter tembaga yang ada dalam roadmap tersebut, diantaranya PT Indosmelt, PT Nusantara Smelting dan PT Aneka Tambang Tbk. Ketiga smelter ini nantinya akan mendapat pasokan konsentrat tembaga dari PT Freeport Indonesia dan PT Newmont Nusa Tenggara. Total kapasitas produksi konsentrat tembaga sekitar 3,3 juta ton per tahun, dengan rincian 2,5 juta ton dari Freeport dan 800.000 ton dari Newmont. Dari total produksi konsentrat tersebut, 1,2 juta ton akan dipasok untuk PT Smelting. Sisanya 1,2 juta ton untuk Aneka Tambang, sedangkan Indosmelt dan Nusantara Smelting, masing-masing 500.000 ton.

Selain itu, Sukhyar juga mengungkapkan bahwa pemerintah tetap mengenakan jaminan komitmen investasi dari nilai investasi proyek smelter. Jaminan ini merupakan bentuk kesungguhan para pengusaha pertambangan untuk merealisasikan pabrik pengolahan dan pemurnian hingga 2017.

Advertisement
Reporter: Redaksi
Editor: Arsip
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait