Mantan Menteri BUMN Calon Kuat Komisaris Utama BRI

Saat ini Mustafa masih menjabat sebagai Wakil Komisaris BRI sejak 2012
Image title
Oleh
11 Maret 2015, 11:33
Katadata
KATADATA
Mantan Menteri BUMN Mustafa Abubakar.

KATADATA ? Mustafa Abubakar disebut-sebut menjadi calon kuat untuk menjadi pimpinan Dewan Komisaris PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Mustafa akan menggantikan Bunasor Sanim sebagai Komisaris Utama BRI yang masa jabatannya akan berakhir tahun ini.

Ketika dikonfirmasi Katadata, Mustafa  mengaku belum mengetahui penunjukan tersebut. Dia meminta semua pihak bersabar menunggu, mengingat Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) BRI akan berlangsung bulan ini.

"Saya belum tahu informasi itu. Ditunggu saja, kan RUPS tinggal seminggu lagi," kata dia kepada Katadata, Selasa (10/3).

Sekretaris Perusahaan BRI Budi Satria pun mengaku belum mengetahui ihwal penunjukan Mustafa sebagai Komisaris Utama. Penunjukkan Dewan Komisaris dan Direksi yang baru merupakan wewenang pemerintah sebagai pemegang saham mayoritas. Sementara pengangkatannya akan dilakukan pada saat RUPS.

Advertisement

?Mengenai pencalonan tersebut saya tidak tahu, karena tentu harus melalui Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN). RUPS sendiri akan dilakukan tanggal 19 Maret,? ujar Budi.

Saat ini, Mustafa menjabat sebagai Wakil Komisaris Utama BRI sejak 28 Maret 2012.

Mustafa Abubakar merupakan mantan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pada kabinet Indonesia Bersatu II. Dia menjabat sejak 22 Oktober 2009 sampai 19 Oktober 2011 sebelum digantikan oleh Dahlan Iskan.

Selain pernah menjadi menteri BUMN, pria kelahiran Pidie, 15 Oktober 1949 ini juga pernah menjabat sebagai pelaksana tugas harian Gubernur Aceh menggantikan Azwar Abubakar. Dia menjabat sejak 19 Juli 2004 sampai 8 Februari 2007.

Lulusan Institut Pertanian Bogor ini juga pernah menjabat Direktur Utama Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik pada 2007-2009.          

Reporter: Desy Setyowati, Arnold Sirait
Editor: Arsip
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait