Obligasi Korporasi Bisa Tembus Rp 100 Triliun

Tahun ini khususnya semester I penerbitan obigasi kembali marak meski dibayangi cukup tingginya suku bunga acuan BI Rate
Image title
Oleh
16 Februari 2015, 10:17
Saham KATADATA | Arief Kamaludin
Saham KATADATA | Arief Kamaludin

KATADATA ? Penerbitan obligasi domestik dan rupiah oleh perusahaan Indonesia tahun ini diperkirakan menembus Rp 100 triliun. Total emisi surat utang itu terdiri dari obligasi domestik sebesar Rp 50 triliun dan obligasi global sebesar US$ 4-5 miliar atau Rp 50 triliun ? Rp 60 triliun.

PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menyatakan nilai penerbitan obligasi korporasi di dalam negeri tahun ini akan jauh lebih besar dati tahun lalu yang hanya Rp 46 triliun. Penyebabnya, banyak perusahaan yang menunda emisi obligasi pada tahun lalu, karena bertepatan dengan pemilihan umum (Pemilu).

?Tahun ini khususnya semester I, penerbitan obigasi kembali marak, meski dibayangi cukup tingginya suku bunga acuan (BI Rate),? ujar Direktur Utama Pefindo Ronald T Andi Kasim, seperti dikutip harian Investor Daily, Senin (16/2).

Tingginya BI rate juga mempengaruhi besaran kupon obligasi yang akan diberikan kepada investor.  Meski demikian, perusahaan tetap harus menghadapi suku bunga yang tinggi dari sumber pendanaan lainnya seperti perbankan. Makanya pilihannya adalah obligasi, yang suku bunganya lebih rendah. 

Advertisement
Reporter: Redaksi
Editor: Arsip
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait