Kementerian Perhubungan Minta Pelabuhan Cilamaya Tetap Dibangun

Pembangunan Pelabuhan Cilamaya bisa menekan biaya logistik karena berada di pusat industri manufaktur di Cikarang dan karawang
Image title
Oleh
4 Februari 2015, 09:17
Pelabuhan Tanjung Priok KATADATA | Donang Wahyu
Pelabuhan Tanjung Priok KATADATA | Donang Wahyu

KATADATA ? Kementerian Perhubungan mengirimkan surat kepada Presiden Joko Widodo terkait pembangunan Pelabuhan Cilamaya, Karawang, Jawa Barat. Dalam surat tertanggal 16 Januari 2015 tersebut, Kementerian meminta agar proyek tersebut tetap menjadi prioritas dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019.

Seperti dikutip dari Kontan, Rabu (4/2), Kementerian beralasan, pertama, kapasitas layanan petikemas di Terminal Kalibaru, Jakarta sudah tidak memadai pada 2020. Dalam jangka pendek layanan petikemas diperkirakan mencapai 10,21 juta TEUs masih bisa diakomodasi dengan terminal Kalibaru. Tapi dengan pertumbuhan bisnis tiap tahun butuh tambahan kapasitas 7,5 juta TEUs.

Kedua, pembangunan Pelabuhan Cilamaya bisa menekan biaya logistik karena berada di pusat industri manufaktur di Cikarang dan karawang. Ketiga, pembangunjan pelabuhan Cilamaya dapat mengatasi kemacetan lalu lintas di wilayah Jakarta dan sekitarnya. 

Advertisement
Reporter: Redaksi
Editor: Arsip
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait