Pemerintah Kurangi Penerbitan Surat Utang

Pengurangan defisit tersebut untuk menghindari risiko kenaikan suku bunga Amerika Serikat AS pada tahun depan
Image title
Oleh
4 Desember 2014, 08:48
Kementerian Keuangan
Arief Kamaludin|KATADATA

KATADATA ? Pemerintah akan memangkas defisit anggaran 2015 di level 2 persen dari rencana semula 2,21 persen. Revisi ini akan diusulkan dalam APBN-P 2015 yang akan diajukan pada Januari nanti.

Dengan keputusan ini, pemerintah akan memangkas pembiayaan dari penerbitan surat utang 2015 dari rencana Rp 277 triliun menjadi Rp 255 triliun. Pengurangan defisit tersebut untuk menghindari risiko kenaikan suku bunga Amerika Serikat (AS) pada tahun depan.

?Ketika suku bunga AS naik, investor akan cenderung memilih instrumen investasi di AS dan meninggalkan negara berkembang seperti Indonesia,? kata Direktur Strategis dan Portofolio Utang Kementerian Keuangan Schneider Siahaan, seperti dikutip Kontan, Kamis (4/12). 

Advertisement
Reporter: Redaksi
Editor: Arsip
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait