Inilah Tugas Pokok Menteri Keuangan yang Diperintah Jokowi

Menteri Keuangan ditugaskanmemastikan ketahanan fiskal dan menstabilkan ekonomi nasional
Image title
Oleh
27 Oktober 2014, 21:27
Bambang Brodjonegoro
Arief Kamaludin|KATADATA
Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro

KATADATA ? Presiden Joko Widodo memberikan dua tugas pokok yang harus dilakukan Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro. Kedua tugas tersebut adalah memastikan ketahanan fiskal dan menstabilkan ekonomi nasional.

"Tentunya, saya bertanggungjawab terhadap ketahanan fiskal melalui instrumen APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara) dan kestabilan ekonomi, melalui FKSSK (Forum Koordinasi Stabilitas Sistem Keuangan)," ujar Bambang, usai serah terima jabatan dengan pejabat lama Chatib Basri, Jakarta, Senin (27/10).

Menurut Bambang, untuk menyehatkan kondisi fiskal, pemerintah akan mengurangi subsidi bahan bakar minyak (BBM). Namun, dia mengaku hingga saat ini pemerintah belum membahas secara spesifik, terkait kebijakan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM). 

Stabilitas ekonomi akan menjadi fokus utama pemerintah dalam beberapa waktu ke depan. Mengingat, Indonesia harus menghadapi dampak normalisasi kebijakan moneter Amerika Serikat dan Cina, serta penurunan harga komoditas.

Advertisement

Pengendalian defisit neraca transaksi berjalan yang masih rentan terhadap dampak ekonomi global, akan diupayakan dengan memaksimalkan seluruh sektor ekonomi termasuk sektor pariwisata. Karena, ketergantungan terhadap sektor ekspor nasional akan terus terhambat oleh penurunan harga komoditas dan pembangunan infrastruktur yang membutuhkan waktu lama.

"Kami juga ingin pertumbuhan tidak terkoreksi terlalu dalam," kata Bambang.       

Selain itu, Presiden juga meminta Bambang untuk memastikan kelancaran dan percepatan dana-dana bantuan yang ditujukan langsung kepada rakyat baik melalui sektor pertanian, infrastruktur, perikanan dan lainnya. Anggaran belanja diharapkan bisa lebih efektif dan efisien dengan mengintegrasikan seluruh biaya yang sifatnya sama di seluruh di kementerian.

"Kalau itu jadi satu kita bisa bikin sistem proteteksi sosial yang lebih bagus dan tepat sasaran," kata mantan Kepala Badan Kebijakan Fiskal itu.

Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo mengatakan Presiden Jokowi telah menginstruksikan dirinya untuk memperkuat ruang fiskal untuk memastikan ketersediaan dana. Mengingat keterbatasan dana anggaran negara untuk menjalankan program pemerintah.

"Bagaimana pendapatan fiskal bisa meningkat dan bagaimana belanja negara bisa kita tahan, nggak keluar. Jadi ada ruang (dalam fiskal)," ujarnya.

Untuk menjalankan tugas tersebut, Mardiasmo mengaku, hingga saat ini belum ada pembagian secara rinci terkait tugas wakil menteri yang sebelumnya diemban oleh dua orang pejabat, yakni Anny Ratnawati. 

Reporter: Petrus Lelyemin
Editor: Arsip
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait