Sidang Dua Anak Perusahaan Asian Agri Segera Rampung

Majelis hakim akanmelanjutkan agenda persidangan ke tahapan penyampaian pernyataan penutup
Image title
Oleh
7 Oktober 2014, 18:18
Pengadilan Pajak
Arief Kamaludin|KATADATA
KATADATA | Arief Kamaludin

KATADATA ? Persidangan dua anak perusahaan Asian Agri Group (AAG), yakni PT Dasa Anugerah Sejati dan PT Nusa Pusaka Kencana memasuki babak akhir.

Pengadilan pajak segera mengagendakan penyampaian pernyataan akhir (closing statement) kedua pihak sebelum majelis hakim bermusyawarah menentukan putusan.

Dalam persidangan pemohon banding PT Nusa Pusaka Kencana yang dipimpin langsung majelis hakim Tri Hidayat Wahyudi sebagai hakim ketua, serta Djoko Joewono Hariadi dan Wisnu Saleh Tahib sebgaia anggota kembali menghadirkan saksi ahli. Pemohon menghadirkan mantan Menteri Hukum dan Perundang-undangan Yusril Ihza Mahendra sebagai saksi ahli.

Dalam keterangannya, Yusril mengatakan, proses banding di pengadilan pajak sama sekali tidak dapat mengeksaminasi putusan Mahkamah Agung terhadap terdakwa Suwir Laut dan AAG.

Advertisement

Dia menegaskan, keputusan kasasi MA hanya bisa dilakukan melalui mekanisme Peninjauan Kembali (PK) oleh terdakwa, Suwir Laut, kuasa hukum atau keluarga dekat terdakwa serta Jaksa Agung seperti yang diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP).

Proses PK terhadap putusan MA, lanjutnya, jika dilakukan tidak akan mempengaruhi putusan pengadilan pajak, karena pengadilan pajak belum pernah memutuskan besaran pajak terutang sebelum putusan MA tersebut.

Yusril juga menjelaskan, AAG sesuai putusan kasasi MA ikut menanggung hukuman melalui ketetapan denda sebesar Rp 2,5 triliun. Persoalan baru akan muncul jika AAG mengajukan PK terhadap putusan kasasi tersebut, karena AAG tidak pernah diadili untuk angka denda dalam putusantersebut.

?Suwir Laut dihukum dengan masa percobaan sekian tahun dan dengan syarat AAG harus membayar denda. Kalau AAG tidak bayar, AAG tidak bisa diapa-apakan. Risikonya Suwir Laut dipenjara,? tuturnya saat memberikan pendapat, di Pengadilan Pajak, Jakarta, Selasa (7/10).

Di akhir persidangan majelis hakim bersepakat untuk melanjutkan agenda persidangan kedua perusahaan ke tahapan penyampaian pernyataan penutup.

Hingga saat ini dari 14 anak perusahaan yang mengajukan banding, empat anak perusahaan AAG telah dinyatakan rampung persidangannya dan tinggal menunggu keputusan. Dua perusahaan yang disidangkan hari ini rencananya segera dirampungkan persidangannya pada 28 Oktober mendatang.

Reporter: Petrus Lelyemin
Editor: Arsip
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait