Harry Azhar Azis dan Rizal Djalil Terpilih Anggota BPK

Dari lima angota itu terdiri dari dua politisi dan dua anggota BPK lama
Image title
Oleh
15 September 2014, 19:47
BPK
Arief Kamaludin|KATADATA
KATADATA | Arief Kamaludin

KATADATA ? Komisi XI DPR akhirnya memilih lima anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) periode 2014-2019 melalui pemungutan suara (voting). Dari lima angota itu, terdiri dari dua politisi dan dua anggota BPK lama.

Dua politisi yang terpilih yaitu Wakil Ketua Komisi XI Harry Azhar Azis (Partai Golkar) sebanyak 31 suara, Anggota Komisi XI Achsanul Qosasi (Partai Demokrat) sebanyak 30 suara. Dua nama anggota lama yaitu Ketua BPK Rizal Djalil (30 suara) dan Anggota I BPK Moermahadi Soerja Djanegara (32 suara). Satu-satunya nama baru yang terpilih yaitu Eddy Mulyadi Soepardi, yang menjabat Deputi Kepala Bidang Investigasi, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) sebanyak 30 suara.

Berbeda dalam fit and proper test calon anggota BPK yang hanya dihadiri segelintir orang, dalam voting kali ini dihadiri 56 anggota Komisi XI. Masing-masing anggota memilih lima nama dari 63 calon anggota BPK. "Kemudian ditetapkan lima nama terpilih sesuai perolehan suara terbesar," ujar Wakil Ketua Komisi XI Andi Timo Pangerang sesudah pemilihan anggota BPK di Komisi XI, DPR, Senin (15/9).

Dalam pemilihan tersebut, sempat terjadi perolehan suara yang sama yaitu antara Eddy Mulyadi dan anggota Komisi VII Nur Yasin (PKB) yang sama-sama mendapatkan 23 suara. Dengan hasil itu, pemilihan di skors 20 menit untuk memberikan kesempatan masing-masing fraksi melakukan konsolidasi. Pemilihan kembali digelar khusus memilih dua nama, yang kemudian dimenangkan Eddy Mulyadi dengan perolehan 30 suara, mengalahkan Nur Yasin yang mendapatkan 20 suara.

Advertisement

Andi Timo menilai komposisi anggota BPK yang terpilih mewakili Komisi XI dan dua orang berasal dari anggota BPK sebelumnya.

Salah satu anggota yang terpilih, Achsanul Qosasi berterima kasih terhadap rekan sejawatnya yang telah memberikan kepercayaan kepadanya. Ia merasa anggota komisi XI menghargai pertemanan dengannya selama lima tahun di Komisi XI. "Sehingga mereka (Komisi XI) tahu tentang saya dan saya dipercaya menjadi anggota BPK," tuturnya. (Baca: Seleksi Teman Sendiri, Anggota DPR Antusias Ikut Rapat Calon BPK)

Achsanul mengatakan ia akan mengajukan surat pengunduran diri kepada Ketua Partai Demokrat. Ia juga akan mengundurkan diri dari beberapa organisasi yang diikutinya, salah satunya organisasi  Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI).

Reporter: Rikawati
Editor: Arsip
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait