Penerbit Faktur Pajak Fiktif Divonis 1,5 Tahun

Setelah dibahas oleh majelis kami memutuskan hukuman kurungan lebih dari yang dituntut jaksa
Image title
Oleh
9 September 2014, 19:53
Sidang Pajak KATADATA|Arief Kamaludin
Sidang Pajak KATADATA|Arief Kamaludin
KATADATA | Arief Kamaludin

KATADATA ? Pengadilan Negeri Jakarta Selatan akhirnya memutuskan bersalah terdakwa Muhammad Kamil alias Emka Tony. Muhammad Kamil terbukti bersalah karena menerbitkan faktur pajak yang tidak sesuai dengan transaksi sebenarnya (faktur pajak fiktif).

Pengadilan membuktikan Muhammad Kamil menerbitkan dan mengeluarkan faktur fiktif melalui dua perusahaan PT Mitra Solusi Lintasindo dan PT Ciptanusa Bakti Karya. Penerbitan faktur pajak fiktif ini mengakibatkan negara kehilangan penerimaan sekitar Rp 22 miliar.

Hadir dalam sidang pembacaan putusan itu, Majelis Hakim yang terdiri dari Hakim Ketua Muhammad Razzad, Hakim Anggota Suwanto dan Haryono, Jaksa Penuntut Umum Indra Gunawan, Panitera Azmi, serta terdakwa bersama kuasa hukumnya.

Majelis Hakim memvonis terdakwa dengan hukuman kurungan penjara selama 1,6 tahun, serta denda sebesar Rp 44,7 miliar. Jika terdakwa tidak mampu membayar besaran denda tersebut, maka akan digantikan dengan kurungan penjara selama 3 bulan.

Advertisement

Hukuman tersebut jauh lebih berat dari tuntutan jaksa yaitu selama 1 tahun kurungan penjara. "Setelah dibahas oleh majelis kami memutuskan hukuman kurungan lebih dari yang dituntut jaksa," ujar Hakim Ketua M Razzad setelah membacakan putusan di Jakarta, Senin (9/9).

Meski demikian, terdakwa Muhammad Kamil terkesan masih belum mau menerima putusan tersebut. Dia menanggapi putusan tersebut dengan meminta menggunakan fasilitas waktu yang tersedia, untuk memikirkan kemungkinan langkah banding ke pengadilan tinggi.

(Baca: Kasus Faktur Fiktif, Ditjen Pajak Melawan Putusan Pengadilan)

Reporter: Petrus Lelyemin
Editor: Arsip
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait