OJK: Pasar Keuangan Masih Fluktuatif

Kepemimpinan baru mulai Oktober nanti akan berpengaruh pada kondisi pasar saham
Image title
Oleh
28 Agustus 2014, 13:52
Saham KATADATA | Arief Kamaludin
Saham KATADATA | Arief Kamaludin
KATADATA | Arief Kamaludin

KATADATA ? Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Muliaman Hadad menyebutkan industri pasar keuangan dalam jangka pendek menghadapi sejumlah tantangan. Terutama kepemimpinan baru mulai Oktober nanti akan berpengaruh pada kondisi pasar saham.

Muliaman mencontohkan indeks harga saham gabungan (IHSG) pasca putusan Mahkamah Konstitusi yang semakin mengkokohkan pasangan Joko Widodo - Jusuf Kalla sebagai presiden dan wakil presiden terpilih periode 2014-2019 membuat IHSG menembus level 5.200. Rupiah juga mengalami penguatan. (Baca: IHSG Rebound, Mendekati Rekor 20 Mei 2013)

"Namun seperti disaksikan belakangan ini indeks saham fluktuatif, rupiah juga melemah mesipun sempat menguat pasca putusan MK," tuturnya dalam acara Indonesia Banking Expo di Jakarta, Kamis (28/7).

Menurut dia pasar keuangan cenderung fluktuatif ke depan. Hal itu dipengaruhi geo politik dunia seperti terjadinya konflik di Ukraina dan Timur Tengah. Ditambah, pasar masih menunggu kebijakan yang akan diambil pemerintah Amerika dan Eropa.

Dari sisi perbankan, lanjut Muliaman, industri ini akan menghadapi tantangan likuiditas ketat hingga akhir tahun. Pertumbuhan kredit melambat, di kisaran 15-16 persen. Positifnya, rasio kecukupan modal (CAR) meningkat hingga akhir tahun mencapai 19,51 persen dibanding tahun lalu sebesar 18,59 persen. Kredit macet/non performing loan juga masih stabil di bawah 1 persen. "Hingga akhir tahun  pertumbuhan bisnis perbankan akan melambat," ujar Muliaman.

Reporter: Rikawati
Editor: Arsip
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait