IHSG Diperkirakan Bergerak Mendatar

Jokowi mengindikasikan akan menaikkan harga BBM bersubsidi karena membebani APBN
Image title
Oleh
25 Agustus 2014, 09:24
IHSG
Arief Kamaludin|KATADATA
KATADATA | Arief Kamaludin

KATADATA ? Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari ini diperkirakan bergerak mendatar. Minimnya sentimen yang mempengaruhi pergerakan indeks membuat pelaku pasar cenderung mengamankan posisi.

?Bagi pelaku pasar yang telah mendapatkan gain, akan cederung melakukan aksi jual,? kata Reza Priyambada, Kepala Riset Trust Securities, di Jakarta, Senin (25/8). Menurut dia, pelaku pasar masih menunggu sejumlah rilis data-data perekonomian global.

Adapun salah satu data yang akan dicermati pasar pada pekan ini adalah data consumer confidence index Amerika Serikat (AS) yang baru akan dirilis Selasa. Pidato Janet Yellen, Gubernur The Fed, pada ?Jackson Hole Economic Symposium? yang mengatakan suku bunga dapat naik lebih cepat dari perkiraan semula meskipun pasar tenaga kerja masih lemah telah direspons negatif oleh pasar.

"Ini juga berakibat, melemahnya sejumlah indeks saham Eropa," tutur Reza.

Sementara dari dalam negeri, pernyataan presiden terpilih Joko Widodo yang mengindikasikan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) karena membebani APBN dan tidak produktif juga akan mempengaruhi kinerja IHSG.

?Kami perkirakan IHSG cenderung beregerak flat hari ini mengikuti pergerakan regional,? sebut Samuel Sekuritas dalam riset hariannya.

Reporter: Desy Setyowati
Editor: Arsip
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait