Adhi Karya Agresif di Bisnis Properti

ADHI cukup agresif menanam modal hingga Rp 700 miliar untuk pengembangan bisnis properti pada 2013
Image title
Oleh
21 Mei 2013, 11:12
Katadata
KATADATA
KATADATA

KATADATA ? PT Adhi Karya Tbk (ADHI) telah menggeber pendapatan dari bisnis properti. Perusahaan konstruksi BUMN ini gencar menggarap proyek komersial dan residensial. ADHI optimistis pendapatan dari sektor properti akan mencapai Rp 709 miliar di tahun ini. ADHI pun cukup agresif menanam modal hingga Rp 700 miliar untuk pengembangan bisnis properti pada 2013.

Kepala Riset Sucorinvest Central Gani, Arief Budiman mengatakan bisnis properti cukup mendongkrak prospek ADHI sejak tahun lalu. Pada tahun lalu, gross margin ADHI selama 2012 mencapai 12,5 persen, lebih tinggi dari rata-rata gross margin tahunan perusahaan BUMN yang sekitar 9-11 persen.

Analis Danareksa Securities, Joko Sogie menghitung bisnis properti dan real estate akan meningkatkan laba bersih ADHI hingga mampu tumbuh 70 persen pada 2013 dibandingkan 2012.

Analis Bahana Securities, Hasan, dalam risetnya 30 April 2013 menyebutkan bisnis properti menyumbang pendapatan cukup besar bagi ADHI pada kuartal I/2013. Pada periode tersebut, pendapatan ADHI naik 132,2 persen menjadi Rp 1,36 triliun.

Menurut Arief, saham ADHI masih layak koleksi. Dia memprediksi laba bersih ADHI bisa tumbuh 94,8 persen menjadi Rp 413 miliar pada 2013. Adapun pendapatan ADHI akan tumbuh 45,6 persen menjadi Rp 11,11 triliun. Arief dan Hasan merekomendasikan beli saham ADHI. Arief menargetkan harga saham ADHI di Rp 4.125 per saham.

Sumber: Kontan

Reporter: Redaksi
Editor: Arsip
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait