BTN Jual Reksa Dana untuk Dongkrak Pendapatan

Rencananya BTN juga akan bekerja sama dengan dua manajer investasi lain
Image title
Oleh
21 Agustus 2014, 17:48
btn-bank-tabungan-negara.jpg
KATADATA | Agung Samosir

KATADATA ? PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) akan menjajakan produk reksa dana PT Bahana Sekuritas dan PT Trimegah Securities untuk menambah pendapatan yang berasal dari transaksi jasa atau fee based income.

?(Tahun ini) target masih rendahlah, sekitar Rp 100 miliaran. Dengan penambahan penjualan reksa dana ini, kami harapkan akan menambah fee based income,? kata Maryono, Direktur Utama BTN, di Jakarta, Kamis (21/8).

Adapun kerja sama ini menambah layanan pemasaran produk non-banking perseroan. Sebelumnya, BTN juga sudah menjajakan produk obligasi ritel Indonesia (ORI), sukuk ritel, dan Saving Bond Ritel.

?Penjualan produk pemerintah sudah lebih 20 persen, sudah lampaui targetnya. Tahun depan, kami yakin tumbuhnya bisa 30 persen,? ujar dia.

Reksa dana ini, kata dia, nantinya akan dipasarkan melalui 29 kantor layanan BTN Prioritas  yang tersebar di seluruh Indonesia, dengan jumlah nasabah prioritas yang sudah mencapai 8.800 nasabah. Rencananya, hingga akhir 2014 jumlah layanan BTN Prioritas akan ditambah menjadi 39  kantor layanan.

Produk reksa dana yang akan dijual sebanyak  enam produk. Tiga di antaranya dari Bahana Sekuritas dan sisanya Trimegah Asset Management.

?Kami masih belum tahu target dana kelolaannya, kami masih review dulu, karena juga kan masih baru. Kami utamakan ini untuk edukasi ke masyarakat dulu saja untuk berinvestasi. Makanya kami jual produk unggulan yang memang sudah stabil,? tutur Presiden Direktur Bahana Sekuritas Edward P Lubis.

Direktur Utama Trimegah Asset Management Denny R Thaher yang mengatakan, fokus saat ini yang dilakukan perseroan adalah untuk edukasi. Baik untuk memberikan pemahaman tentang berinvestasi juga untuk meningkatkan jumlah investor.

?Jangan seperti saat ini, investor kalau ada sentimen sedikit langsung keluar, taruh dideposito. Tapi bagaimana agar investasi jangka panjang. Juga ini dalam upaya untuk menambah jumlah investor,? kata Denny.

Setelah ini, rencananya BTN juga akan bekerja sama dengan dua manajer investasi lainnya. Juga akan dilakukan pada Agustus ini. Namun belum bisa disebutkan, manajer investasi mana yang akan bekerja sama dengan BTN.

Reporter: Desy Setyowati
Editor: Arsip
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait