IHSG Rebound, Mendekati Rekor 20 Mei 2013

Pelaku pasar justru bereaksi positif terhadap pembacaan keputusan MK yang diperkirakan menguatkan kemenangan Joko Widodo
Image title
Oleh
21 Agustus 2014, 15:26
IHSG
Arief Kamaludin|KATADATA
KATADATA | Arief Kamaludin

KATADATA ? Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali pulih (rebound) setelah pada akhir perdagangan saham sesi pagi, Kamis (21/8) sempat turun 33,7 poin atau 0,65 persen ke posisi 5.156,5.

Hingga pukul 15.00, IHSG tercatat berada di posisi 5.200,7 atau menguat 0,85 persen dibandingkan penutupan perdagangan sesi pagi. Indeks cenderung menguat dibandingkan penutupan perdagangan kemarin. Bahkan IHSG hampir sentuh rekor IHSG 5.214,97 pada 20 Mei 2013.

Kekhawatiran terjadinya kekacauan akibat massa pendukung Prabowo Subianto yang tidak puas akan hasil sidang Mahkamah Konstitusi berkurang. Pelaku pasar justru bereaksi positif terhadap pembacaan keputusan MK yang diperkirakan menguatkan kemenangan Joko Widodo.

?Panic selling nggak terjadi. Penurunan ini bahkan nggak seperti menjelang pemilu yang masih 50:50, IHSG-nya fluktuatif,? Agus Susanto Benzaenuri, analis equity Ascend, saat dihubungi Katadata, Kamis (21/8).  

Dia mengatakan, pada saat itu ada ketakutan asing kalau pemilu di Indonesia akan sama seperti di Thailand.  ?Optimisme asing masih tinggi kok. Buktinya sampai jam 13.31 justru investor asing membukukan pembelian bersih sampai Rp 332,7 milliar,? tutur dia.

(Baca: Khawatir Rusuh, IHSG Turun 0,65 Persen di Sesi Pagi)

Reza Priyambada, Kepala Riset Trust Securities, membuat dia skenario pergerakan pasar saham terkait putusan MK. Pertama, jika diasumsikan pelaku pasar tidak terpengaruh dengan apapun hasil sidang MK, sehingga pelaku pasar akan lebih mencermati kondisi pasar saham global.

?Kalau skenarionya ini, IHSG akan berada pada posisi support 5.160-5.182 dan resisten 5.200-5.215,? tutur Reza.

Skenario kedua, jika pelaku pasar merespons hasil dari sidang tersebut di mana akan membuat pelaku pasar menahan diri dari agresivitas dalam bertransaksi . ?IHSG akan turun ke rentang support 5.125-5.138 dan resisten 5.185-5.196. Ini pun kecenderungannya melemah.?

Pada skenario kedua ini, Reza mengatakan, asumsinya jika sidang gugatan MK diterima maka keputusan pilpres diulang atau menganulir keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebelumnya yang memenangkan pasangan Jokowi-JK atau menetapkan pasangan Prabowo-Hatta sebagai presiden dan wakil presiden yang sah.

?Imbasnya kondisi pasar akan cenderung melemah karena pelaku pasar akan bersikap wait and see. Karena menunggu langkah selanjutnya dari pasangan Prabowo-Hatta untuk menentukan pihak-pihak yang akan duduk dalam kabinetnya. Juga realisasi program-program kerja ekonominya,? kata Reza.

Sebaliknya, jika sidang gugatan tersebut ditolak MK maka kondisi pasar pun juga kurang lebih akan cenderung mengalami pelemahan. Bahkan mungkin akan lebih dalam, karena kekhawatiran akan terjadi kerusuhan dari pihak-pihak demonstran. 

Sumber: Bloomberg

Reporter: Desy Setyowati
Editor: Arsip
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait