Kepemilikan SBN, Porsi Asing Cetak Rekor

Prospek ekonomi kita masih diminati asing Credit story Indonesia masih bagus
Image title
Oleh
8 Agustus 2014, 11:53
Dolar
Arief Kamaludin|KATADATA
KATADATA/ Arief Kamaludin

KATADATA ?  Kepemilikan asing dalam surat berharga negara tercatat mencapai rekor tertinggi setelah menembus angka Rp 419,07 triliun atau 36,6 persen dari total surat utang yang diperdagangkan pada 4 Agustus.

Di pihak lain, otoritas fiskal meminta untuk tidak mengkhawatirkan porsi kepemilikan asing yang nyaris mencapai 37 persen itu karena pemerintah sudah menyiapkan langkah-langkah mitigasi seandainya terjadi sudden reversal.

Berdasarkan data Direktorat Jenderal Pengelolaan Utang (DJPU) Kementerian Keuangan, Kamis (7/8) total surat berharga negara (SBN) yang dapat diperdagangkan hingga 4 Agutus sebesar Rp 1.145,08 triliun. Kepemilikan asing bertambah Rp 1,6 triliun dari porsi 1 Agustus.

Namun, porsi asing sedikit turun pada 6 Agustus menjadi Rp 418,18 triliun atau 36,52 persen dari total beredar. Pada Januari lalu, jumlah kepemilikan asing masih sebesar Rp 328,65 triliun dari total Rp 1.012,76 triliun. Angka itu bertambah menjadi Rp 403,59 triliun dari total Rp 1.131,63 triliun pada Juni.

Direktur Surat Utang Negara Direktorat Jenderal Pengelolaan Utang Loto Ginting mengakui porsi kepemilikan asing di SUN saat ini menjadi yang terbesar sepanjang sejarah. Menurutnya hal itu membuktikan investor asng memiliki kepercayaan tinggi terhadap perkembangan ekonomi Indonesia. "Prospek ekonomi kita masih diminati asing. Credit story Indonesia masih bagus," ujarnya seperti dikutip Bisnis Indonesia (8/8).

Reporter: Redaksi
Editor: Arsip
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait