Rusia Tegang, Pergerakan IHSG Tertahan

Tetapi tetap diperhatikan juga kalau ada pihakpihak yang mau memanfaatkan sentimen sidang MK hari ini untuk melakukan sell off
Image title
Oleh
8 Agustus 2014, 11:20
IHSG
Arief Kamaludin|KATADATA
KATADATA | Arief Kamaludin

KATADATA ? Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali kembali turun dalam perdagangan hari ini. Turunnya indeks di kawasan regional dinilai sebagai penyebab IHSG kembali merosot dalam tiga hari terakhir.

Reza Nugraha, analis MNC Securities, mengatakan turunnya indeks di sejumlah negara dipengaruhi situasi geopolitik di Rusia. Situasi ini yang menyebabkan indeks di bursa Eropa melemah dalam beberapa hari terakhir.

Ketegangan politik di kawasan Eropa tersebut setelah Amerika Serikat (AS) dan Uni Eropa (UE) melayangkan sanksi larangan terbang bagi maskapai asal Rusia. Hal ini terkait dengan krisis yang terjadi di Ukraina.

Pihak Rusia kemudian membalas pemberian sanksi tersebut dengan memboikot produk-produk impor, terutama makanan, asal negara-negara yang memberikan sanksi terhadap Rusia. Langkah embargo yang dilakukan pemerintahan Vladimir Putin tersebut dinilai akan berdampak besar karena Rusia merupakan pasar terbesar kedua untuk produk makanan dan minuman Eropa.  

?Sentimen adanya masalah di Rusia juga membuat IHSG bergerak bertahan, plus minus 10-15 poin. Apalagi indeks tidak didukung oleh bursa regional,? kara Reza saat dihubungi Katadata, Jumat (8/8).

Pada perdagangan Jumat, IHSG sempat dibuka naik 1,1 poin ke posisi 5.068, namun kemudian turun level  5.051 pada pukul 09.27. Hingga pukul 11.08, IHSG berada di posisi 5.069,6 atau turun 6,9 poin.

Saham-saham emiten berkapitalisasi besar masih menjadi penarik laju IHSG. PT Astra International Tbk tercatat turun 3,3 poin atau 0,98 persen ke Rp 7.600 per saham dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk turun 1,97 poin (0,69 persen) ke Rp 10.725 per saham.

Sementara terkait sidang lanjutan perselisihan hasil pemilihan presiden (pilpres) di Mahkamah Konstitusi, Reza menilai dampaknya masih belum terasa pada saat ini. ?Mungkin nanti pada 18 Agustus mendekati putusan MK pada 21 Agustus, baru terlihat efeknya ke IHSG,? tambahnya.

Dia menyarankan agar investor memperhatikan saham-saham perbankan, konstruksi, dan properti. ?Saham-saham di sektor  ini kelihatannya akan rebound, karena pelemahan yang kemarin karena sentimen saja.?

Kepala Riset Trust Securities Reza Priyambada menuturkan, pelemahan IHSG yang terjadi hari ini akan bersifat terbatas. Apalagi jika ada sebagian pelaku pasar yang memanfaatkan pelemahan tersebut untuk buy on weakness.

?Seperti (perdagangan) kemarin, IHSG bisa kembali masuk ke zona hijau setelah sebelumnya melemah terus kan,? ujarnya. ?Tetapi tetap diperhatikan juga, kalau ada pihak-pihak yang mau memanfaatkan sentimen sidang MK hari ini, untuk melakukan sell off.?

Saham-saham yang perlu dicermati, kata Reza, PT Vale Indonesia Tbk (INCO), PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO), PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR), dan PT Indofood CBP Sukses Makmur (ICBP).  Juga PT Express Transindo Utama Tbk (TAXI), PT Elnusa Tbk (ELSA), serta PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN).

Reporter: Desy Setyowati
Editor: Arsip
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait