Jakarta Kebanjiran Proyek Perkantoran Tahun Depan

Ada 28 proyek ruang perkantoran seluas 11 juta meter persegi seniali Rp 36 triliun
Image title
Oleh
7 Agustus 2014, 10:26
Infrastruktur
Donang Wahyu|KATADATA
KATADATA | Donang Wahyu

KATADATA ? Tahun depan, Kota Jakarta akan kebanjiran 28 proyek ruang perkantoran senilai lebih dari Rp 36 triliun. Nilai proyek tersebut berasal dari pasokan 1,1 juta meter persegi ruang perkantoran, dengan asumsi harga terendah Rp 25 juta per meter dan tertinggi Rp 80 juta per meter.

Associate Director Research dari konsultan properti Colliers International Indonesia Ferry Salanto mengatakan harga permintaan ruang kantor hak milik (strata title) di kawasan pusat bisnis (CBD) berkisar Rp 60-80 per meter persegi. Sedangkan di luar CBD berkisar Rp 25-35 juta per meter persegi.

Berdasarkan catatan Colliers, dari 1,1 juta meter persegi pasokan ruang perkantoran tahun depan, sekitar 42 persen dari pasokan ruang kantor tahun depan merupakan ruang perkantoran sewa. Sedangkan 40 persen lainnya dijual langsung ke konsumen dan sisanya 18 persen menerapkan dua skema sekaligus, yakni dijual dan disewa.

Tingginya minat pengembang ruang perkantoran tahun depan, karena melihat pasar yang masih bagus. Tingkat penyerapan ruang perkantoran hingga semester I tahun ini, untuk wilayah CBD saja sudah mencapai 96 persen. Sedangkan di luar CBD mencapai 93,3 persen.

Makanya PT Intiland Development Tbk yang akan merampungkan pembangunan dua menara perkantoran di Kawasan TB Simatupang, Jakarta Selatan cukup optimis akan proyek tersebut akan terjual seluruhnya. ?Hingga kini sudah terjual 80 persen, sedangkan yang tersewa 20 persen. Hingga kini penyewa masih menunggu penyelesaian konstruksi gedung,? ujar Direktur Intiland Theresia Rustandi, seperti dikutip harian Investor Daily, Kamis (7/8) 

Reporter: Redaksi
Editor: Arsip
    News Alert

    Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

    Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
    Video Pilihan

    Artikel Terkait