Pernyataan Prabowo Ganggu Iklim Investasi

Pernyataan Prabowo menimbulkan ketidakpastian ekonomi
Image title
Oleh
22 Juli 2014, 18:49
Jakarta, Indonesia KATADATA | Donang Wahyu
Jakarta, Indonesia KATADATA | Donang Wahyu
KATADATA | Donang Wahyu

KATADATA ? Pernyataan Prabowo yang menolak proses pemilihan presiden, ternyata dapat mengganggu perekonomian Indonesia. Pernyataan calon presiden ini dinilai bisa membuat ketidakpastian dalam iklim investasi, gejolak nilai tukar rupiah, penurunan indeks harga saham gabungan (IHSG).

Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Suryo Bambang Sulisto mengatakan bahwa pernyataan Prabowo itu akan berpengaruh pada minat investor untuk berinvestasi di Indonesia. "Pengusaha maunya kepastian, kalau tadi apa yang disampaikan (Prabowo) kan menambah ketidakpastian," ujarnya saat dihubungi Katadata, Jakarta, Selasa (22/7).

Meski demikian, kata Suryo, situasi ini akan bergantung pada sikap Komisi Pemilihan Umum (KPU) dalam menyikapi pernyataan Prabowo. Karena kalangan pengusaha juga masih tentu mempercayai apa hasil yang akan disampaikan oleh KPU. 

Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia(Apindo) Sofjan Wanandi memandang bahwa gejolak politik yang memengaruhi pasar ini hanya sementara. Menurutnya jika KPU tetap melegalkan hasil pilpres, pelan pelan kondisi pasar akan kembali normal.

Advertisement

"Kalau keamanan terjamin ini hanya sementara saja kok, 2-3 hari saja atau paling lama seminggu dan balik normal. Dia (Prabowo) orang yang gak mau kalah saja," ujarnya.

Menurut Sofjan, setelah KPU mengumumkan hasil perhitungannya, pernyataan Prabowo sudah tidak terlalu berpengaruh bagi pengusaha. Sebab kalangan pengusaha tentunya realistis terhadap hasil pilpres yang menunjukkan kemenangan pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla.

Kecuali jika ada partai lain yang menggugat keputusan KPU soal perhitungan suara ke Mahkamah Konstitusi. Hal ini juga bisa menimbulkan ketidakpastian bagi pengusaha. Yang terpenting bagi pengusaha, kata Sofjan, adalah melihat bagaimana pemimpin yang akan datang yang bisa memperbaiki perekonomian. 

Pernyataan Prabowo ini, pada saat yang sama membuat resah para pelaku pasar.  Analis MNC Securities Reza Nugraha mengatakan akibat langkah Prabowo yang tidak menerima hasil pemilu, ada sedikit kebingungan pada investor pasar modal dan pasar uang. ?Karena ini langkah yg tidak diinginkan pasar,? ujarnya.

Saat Prabowo mengumumkan pernyataan sikapnya, sontak nilai tukar rupiah terhadap dolar dan IHSG langsung anjlok. Untungnya pelemahan ini tidak bertahan lama menjelang penutupan perdagangan, rupiah dan indeks kembali menguat.

?Gak akan lama (pelemahan rupiah dan indeks). Fundamental ekonomi cenderung positif, politik tidak akan membuat berubah drastis. Tapi setimen menggerakkan lebih jauh,? ujar ekonom Universitas Atma Jaya Agustinus Prasetyantoko.

Reporter: Rikawati, Desy Setyowati
Editor: Arsip
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait